01/05/2026
AktualKesehatan

Serba-Serbi Skoliosis pada Lansia dan Penanganannya

Meski belum ada penelitian lebih lanjut mengenai hal itu dan tidak ada hubungan langsung antara asap rokok dan skoliosis,
namun dr. Phedy menyarankan untuk menghindari merokok dan paparan asap rokok.

Namun, perlu diketahui perokok yang menderita skoliosis memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami kondisi tersebut saat dewasa atau usia lanjut. Orang yang punya kebiasaan merokok punya risiko untuk terkena nyeri punggung lebih tinggi.

●  Melakukan pemeriksaan rutin ke dokter untuk mendeteksi kelainan tulang sejak dini.

Skoliosis pada lansia adalah kondisi yang umum terjadi akibat proses penuaan, degenerasi tulang belakang, atau osteoporosis. Semua bisa ditangani dengan berbagai metode penanganan seperti terapi fisik, obat-obatan, penggunaan brace, atau operasi.

Meskipun dapat menyebabkan nyeri dan gangguan mobilitas, dapat membantu mengelola kondisi ini.

Namun, ia mengingatkan pencegahan melalui gaya hidup sehat penting dilakukan untuk menjaga kesehatan tulang belakang dan mengurangi risiko skoliosis degeneratif.

“Jika mengalami gejala skoliosis, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat,” katanya.

Untuk mendapatkan informasi, segera buat janji dengan dokter lewat appointment center di 1-500-129 dan WA center 0889-1500-129.

Leave a Comment