18/04/2026
AktualNasional

Kemal Pasha Menyentil Negara: Aceh Dibiarkan Menderita di Tengah Bencana

Seolah-olah pemerintah ingin mengisolasi itu, menjaga itu.  Sehingga ada spekulasi yang mengatakan bahwa karena alasan itu atau itu salah satu faktornya.

Karena kalau dikatakan kita masih kuat, kita tahu keuangan negara lagi cekak. Jadi ketika bantuan asing masuk, maka semua akan terbuka.Keterbukaan itu bukan cuma bantuan kepada korban, tapi struktur  “jahat” bisa kelihatan di Aceh. Menurut anda seperti apa?

Sangat  mudah menebak kenapa Prabowo tidak mau menetapkan bencana Aceh itu (tentunya termasuk Sumatera Utara, Sumatera Barat-red) sebagai bencana nasional.(Kemal Pasha memberi iluustrasi film tahun 90-an “What Lies Beneath”  yang dibintangi Harison Ford.  Film ini menceritakan seseorang yang begitu terhormat di ruang publik, ternyata juga seorang kriminal. Dia punya pengalaman membunuh orang).

Saya bisa analogikan dengan situasi Aceh. Kenapa Pak Prabowo…? Seruan  meminta bencana ini menjadi bencana nasional, sudah muncul di mana-mana.

Para korban, kelompok ulama / MPU Aceh, cendekiwan kampus, para profesor, pihak dari Jakarta. Semua berteriak sudah seharusnya daerah Aceh itu menjadi daerah bencana  nasional. Paling sedikit Aceh itu terbuka untuk akses internasional.

Ndak usah terlalu lama, kira-kira di masa tanggap darurat, empat atau lima bulan inilah. Masa-masa orang lagi meregang nyawa karena kelaparan, kedinginan, kurang pakaian, tidak ada penginapan,… itu yang seharusnya dilakukan. Kenapa ini tidak bisa terbuka?

Karena ada kejahatan seperti yang saya katakan tadi. Ada problem dari governement atau tata kelola yang buruk yang terjadi sudah bertahun-tahun. Kalau kita mau simpulkan, itu ada tiga hal.

1.Tata kelola hutan yang kemudian semakin hari semakin terjadi deforestasi.

  1. Pengelolaan terhadap industriti sawit yang begitu berselimutkan ilegal loging, karena rata-rata yang dimiliki perusahaan-perusahaan ini terjadi ekstensifikasi (perluasan lahan).

Padahal suda banyak kritik terhadap bisnis sawit, karena yang dibolehkan sebenarnya intensifikasi, bukan ekstensifikasi.Jangan membuka lahan baru, karena itu bisa menimbulkan krisis baru terhadap lingkungan.

3.Illegal mining, tambang ilegal yang berkelindan dengan industi sawit.

Leave a Comment