18/04/2026
AktualNasional

Kemal Pasha Menyentil Negara: Aceh Dibiarkan Menderita di Tengah Bencana

Kadang-kadang kita melihat logika yang digunakan untuk menjaga logistik itu menjadi tidak demokratis, tidak berimbang. Kenapa kalau kemudian diambil masyarakat menjadi masalah?

Padahal seharusnya, tinggal kemudian tentara misalnya mengawal, agar kemudian bantuan itu tidak dibawa ke pasar, tapi dibawa ke tempat-tempat yang menjadi titik-titik penderitaan banyak korban karena banjir.

Apakah terjadi kejahatan?

Bisa dibilang seperti itu. Karena ketika Tsunami juga begitu. Ada sesuatu di belakang, misalnya internasionalisasi suatu bantuan pasca tsunami, melahirkan kritik tentang neoliberalisasi bantuan. Kemudian dilihat lebih menguntungkan pihak yang membantu dibandingkan  menguntungkan korban.

BERBEDA DARI TSUNAMI.

Tapi yang sebenarnya, yang harus dilihat sekarng kan bukan itu. Ini keadaan darurat, yang ketika orang tidak dibantu konsekwensinya dia bisa menjadi sakit, gila atau mati. Kita berkejaran dengan waktu agar seluruh ruang itu tidak terisolasi lagi.

Pengalaman semasa tsunami, saya temui mereka,  militer -militer asing dari Rusia, Meksiko, itu punya alat pendobrak, jadi mereka bisa masuk ke daerah-daerah yang mungkin tidak bisa dimasuki mobil-mobil biasa.

Mobil-mobil militer mereka itu punya kemampuanlah untuk masuk ke daerah-daerah tidak normal. Itu yang kita inginkan sekarang.

Jadi daerah daerah yang masih ada lumpur, tapi masih ada manusia di situ, harusnya mereka jadi orang  yang dibantu.

Listrik yang kata Bahlil (Menteri ESDM-red) nyala 100 persen ketika Prabowo datang ke Bireun, itu “omon-omon” betul. Sebagai contoh, ketika kami membawa bantuan ke Aceh Tamiang, kami lebih dulu makan di Aceh Timur. Di tempat makan itu listriknya mati. Ketika saya pesan es, tidak bisa. Yang punya bilang sejak Bahlil ngomong listrik hidup seratus persen, di kampung kami ini 100 mati.

Jadi kadang-kadang omongan para elit itu bertentangan dengan realita di lapangn dan itu yang kita lihat.

Kenapa Pemerintah Pusat belum juga menetapkan bencana nasional”? Ada yang mengatakan, apa yang terjadi di belakang bencana ini bisa terbuka semua, karena media asing itu dengan keterbukaannya bisa melihat apa yang terjadi sebenarnya.

Leave a Comment