18/04/2026
AktualNasional

Kemal Pasha Menyentil Negara: Aceh Dibiarkan Menderita di Tengah Bencana

Begitu juga ketika dia mengunjungi Aceh Tamiang, daerah yang paling parah terdampak, yang sudah saya saksikan.

Saya tak bisa menyebutkan bagaimana situasi seperti di Gayo Luwes, Aceh Tengah atau Bener Meriah, karena saya beluml lihat sendiri. Tapi kita lihat dari sosial media juga sangat parah. Karena mahasiswa saya juga sampai jalan puluhan kilo agar bisa sampai ke kampung halamannya.

Ada masih banyak tempat yang harus mendapatkan ruang eksposure juga, atau untuk diliput ya. Di Aceh Tengah begitu, ketika dia datang listrik hidup, dia pulang mati lagi.

Di Aceh Tamiang ketika datang Prabowo ada ratusan tenda milik BNPB yang berdiri, siap dengan bebagai macam teater penerimaan presiden. Tapi ketika presiden pulang, tenda-tenda itu sebagian besar tercabut juga dan juga tidak digunakan.

Hal-hal seperti ini yang kita sedihkan. Presiden sudah tiga kali datang ke Aceh, tapi kurang memberikan dampak. Karena memang dia tak membuat kebijakan yang bisa mengarah kepada intervensi yang bisa meminimalisasi dampak bencana. Dan ini yang kemudian kita sedihkan.

Akhirnya siapa yang bersemangat? Yang bersemangat itu para relawan yang mau berkeringat dan bersusah payah menembus daerah-daerah yang selama ini belum bisa ditembus pemerintah. Dengan sepeda motor, mahasiswa saya juga ada, dan mereka nekad masuk ke daerah-daerah yang masih memerlukan bantuan, mereka membantu.

Saya respek dengan para mahasiswa yang bersemangat tinggi. Dan ini sekalian sindiran bagi aparat pemerintah. Baik pemerintah pusat maupun pemerintah lokal.

Kritik pemerintah lokal apa? Misalnya, hari ini kan bantuan sudah bertumpuk tumpuk di beberapa tempat, apakah itu pelabuhan, di bandara atau kantor bupati. Tapi tidak boleh diakses. Kenapa? Karena lagi-lagi logistik itu dijaga oleh aparat militer.

Ada satu pemberitaan. Disebutkan dalam pemberitaan itu Danrem Mengambil sekian miliar dana logistik.Tapi dia kemudian membuat klarifikasi, “Saya ingin mengamankan dari pada Ormas yang mengambil.”

Leave a Comment