8.8 C
New York
25/04/2026
AktualPendidikan

FGD Aliansi Kebangsaan: Perlu Tata Kelola Pendidikan Nasional

Dengan berbagai masalah dan tantangan tersebut, perbaikan tata kelola perguruan tinggi sangat diperlukan untuk memastikan institusi pendidikan mampu meningkatkan mutu akademik, memperkuat akuntabilitas publik, sekaligus beradaptasi dengan dinamika global.

Reformasi tata kelola tentu harus didasarkan dengan prinsip perbaikan: academic-first governance, low burden–high accountability, dan data once–use many times.

Reformasi tata kelola dalam model ini memungkinkan otonomi lebih  besar bagi perguruan tinggi untuk mengelola sumber daya, keuangan, dan akademik secara mandiri agar lebih fleksibel dalam merespons tantangan globalisasi.

Pendidikan nasional kita tidak mungkin melepaskan diri dari pengaruh globalisasi
utamanya adalah globalisasi pendidikan yang penuh dengan persaingan dan kompetisi.

Pendidikan nasional akan menghadapi situasi kompetitif yang sangat tinggi, karena harus berhadapan dengan kekuatan pendidikan global.

“Jika hakikat dari kompetisi adalah keunggulan kompetitif, maka dalam konteks ini, saya kira akan berlaku teori Darwin “the survival of the fittest”,” katanya.

Dengan teori ini akan muncul seleksi alam dalam dunia pendidikan bahwa pihak yang unggullah yang akan bertahan hidup.

Globalisasi memang membuka peluang bagi pendidikan nasional, tetapi pada waktu yang bersamaan juga menghadirkan tantangan dan permasalahan.

Permasalahan globalisasi dalam bidang pendidikan terutama menyangkut output
pendidikan sehingga melahirkan semangat kosmopolitanisme di mana anak-anak bangsa lebih memilih sekolah-sekolah di luar negeri sebagai tempat pendidikan mereka.

Kecenderungan ini sudah mulai terlihat pada tingkat perguruan tinggi dan bukan mustahil akan merambah pada tingkat sekolah menengah dan dasar.

Leave a Comment