06/05/2026
AktualEkonomi

Sido Muncul Tidak Mengkritisi Aturan Baru PLTS Atap on-grid, Irwan Hidayat: Perusahaan Komitmen Dukung Pemerintah

Meski demikian, pihaknya mengapresiasi kebijakan pemerintah terkait pencabutan pembatasan prosentase PLTS atap. Semula 15% menjadi berdasarkan kuota melalui permen ESDM no 2 tahun 2024.

Perusahaan berencana menambah kapasitas PLTS atap sekitar 1 Mega Watt lagi karena komitmen perusahaan untuk menggunakan energi terbarukan sebanyak mungkin kalau bisa 100%. Saat ini posisi energi terbarukan sudah 91%. Tersisa tinggal 9% lagi.

“Jadi untuk EBT pada tahun 2024 kami sudah mencapai 91 persen, meningkat dari tahun 2023 yang mencapai 89 persen. Targetnya kami bisa capai 100 persen EBT,” tambah Irwan.

Dalam kesempatan itu, Irwan Hidayat menambahkan, pihaknya menggunakan berbagai sumber energi, termasuk energi terbarukan dan energi fosil seperti energi surya (PLTS) atap, biomassa dari ampas jamu, dan gas bumi.

Perusahaan juga masih menggunakan sebagian kecil listrik dari PLN (energi fosil) dan solar untuk boiler.

Ia menyampaikan progres penggunaan energi dalam tiga tahun terakhir ini. Pada 2023, telah menggunakan 60,57 persen energi biomassa, 23,75 persen, listrik PLN 2,17 persen listrik surya, 11,09 persen, serta gas CNG dan minyak solar 2,42 persen.

Lalu pada 2023, energi biomassa meningkat mencapai 60,40 persen, listrik PLN 24,87 persen, gas CNG 9,78 persen, listrik surya 3,43 persen dan minyak solar 1,51persen.

Kemudian pada 2024, penggunaan biomassa sudah mencapai 61,23 persen, listrik PLN 23,46 persen, gas CNG 7,48 persen, listrik surya 4,03 persen dan minyak solar 1,63 persen.

Leave a Comment