5.7 C
New York
26/04/2026
AktualKesehatan

Talkshow BrightHer 2025: Kolaborasi AI dan Kesehatan Perempuan untuk Mendorong Akses Skrining Kanker Serviks di Indonesia

POSSORE.ID, Jakarta — HerLens menyelenggatakan talkshow bertajuk “BrightHer 2025: Kolaborasi AI dan Kesehatan Perempuan untuk Mendorong Akses Skrining Kanker Serviks di Indonesia”, di @America, Jakarta.

Talkshow yang dihadiri oleh tenaga kesehatan, pemangku kebijakan, sektor swasta, publik, dan mahasiswa, ini sebagai penutup rangkaian program selama 2025 di Jakarta.

Ada empat pembicara yang dihadirkan dalam talkshow ini. Yaitu, Spesialis Obstetri dan Ginekologi Onkologi RSCM FKUI Dr. dr. Gatot Purwoto, Sp.OG, Subsp.Onk MPH dan Direktur Penyakit Tidak Menular dari Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi.

Pembicara lainnya, Nidya Anifa, Co-Founder dari HerLens, dan Syahda Maulida P., Associate dari ANGIN Advisory.

Dalam talkshow itu disebutkan kanker serviks atau kanker mulut rahim masih menjadi tantangan serius di Indonesia. Jenis kanker ini masih menjadi penyebab kematian kedua bagi perempuan Indonesia.

Sayangnya, tingkat skrining nasional baru mencapai ±7% pada 2023. Angka ini jauh dari target WHO yang menargetkan 70% cakupan skrining nasional pada 2030.

Di lapangan, memang “mengandalkan” pemeriksaan IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat). Namun, masih banyak bergantung pada pengamatan visual secara manual. Pengamatan yang cenderung subjektif dan tidak konsisten.

Pemeriksaan IVA adalah metode skrining sederhana dan murah untuk deteksi dini kanker leher rahim (serviks).

Leave a Comment