10 C
New York
21/04/2026
AktualFilm

Hanya Namamu Dalam Doaku, tentang Cinta Pejuang ALS yang Tak Pernah Padam

Konflik utama dalam film ini terletak pada miskomunikasi antara Arga dan isterinya. Saat tidak ada lagi komunikasi, pikiran-pikiran negatif mulai bermunculan, menimbulkan kesalahpahaman yang semakin dalam.

“Kebaikan harus diperlihatkan dengan tulus, bukan pencitraan. Film ini memberi saya pelajaran baru tentang keikhlasan dan perjuangan para caregiver,” timpal Nirina Zubir yang kembali berpasangan dengan Vino setelah 21 tahun berlalu dalam film 30 Hari Mencari Cinta

Cerita ini adalah alternatif keikhlasan yang saya alami sendiri. Membuat film ini membuka kembali perasaan terdalam saya,” tambah Reka Wijaya yang juga sukses menggarap film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis.

Drama keluarga ini sejatinya diangkat dari kisah nyata melihat perjuangan pasien ALS untuk sembuh dan bangkit dari keterpurukan. Bagaimana seorang isteri yang dengan sabar dan ikhlas merawat suaminya yang terkena ALS.

Meski sebagian penderita ALS mengalami kelumpuhan (duduk di kursi roda), namun tidak sedikit pula yang sembuh dan bisa beraktivitas seperti biasanya. Kuncinya membangun komunikasi dengan keluarga.

Itu sebabnya, di akhir film ditayangkan pula para pejuang ALS beserta keluarganya dalam menjalani pengobatan yang cukup panjang.

Berdurasi 1 jam 53 menit, film untuk semua umur ini seperti menjadi refleksi buat keluarga Indonesia bagaimana membina rumah tangga, mengelola konflik antara suami dan istri, atau membangun komunikasi antara suami isteri.

Film yang mulai tayang pada 21 Agustus di bioskop-bioskop ini bisa dibilang paket komplit: kombinasi cerita kuat, pemeran ternama, dan sinematografi yang menjanjikan. 

Leave a Comment