Ia menegaskan, inovasi harus memberikan dampak nyata terhadap hasil perawatan pasien. Hal ini yang menjadi penekanan pada kegiatan Siloam Cardiac Summit ini.
Menurutnya, inovasi saja tidaklah cukup. Yang paling bermakna adalah apakah berbagai kemajuan tersebut benar-benar mampu memperbaiki hasil perawatan bagi para pasien.
Upaya ini diperkuat melalui kolaborasi dengan berbagai mitra nasional dan internasional, termasuk program proctorship serta kerja sama klinis dan akademik lintas institusi.
Tujuannya untuk mempercepat adopsi praktik terbaik global yang relevan dengan kebutuhan pasien di Indonesia.
“Penyelenggaraan Siloam Cardiac Summit 2026 ini wujud komitmen Siloamdalam membangun kualitas layanan jantung berkelanjutan dan berorientasi pada hasil perawatan pasien di Indonesia,” katanya.
Ia menekankan, layanan kardiovaskular membutuhkan keunggulan klinis, kolaborasi multidisiplin yang solid, serta pembaruan ilmu dan keterampilan yang berkelanjutan.
Forum ini menjadi ruang penting untuk berbagi praktik terbaik dan memperkuat standar diagnosis dan penanganan jantung yang aman, serta mendorong hasil perawatan yang lebih optimal bagi pasien jantung di Indonesia.
Ketua Siloam Cardiac Summit 2026 dr. Karina Arifiani, MSc, menambahkan forum ini dirancang untuk menjawab kebutuhan akan peningkatan kompetensi tenaga medis di bidang kardiovaskular
Hospital Director Siloam Heart Hospital, ini juga menuturkan forum ini tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga penguatan keterampilan klinis melalui pendekatan yang aplikatif.
