5.8 C
New York
26/04/2026
AktualKesehatan

Siloam Cardiac Summit 2026 Perkuat Praktik Klinis Kardiovaskular Berbasis Ilmu, Teknologi, dan Kolaborasi Multidisplin

Tingginya beban penyakit ini belum diimbangi dengan ketersediaan tenaga medis. Hingga pertengahan 2025 jumlah dokter spesialis jantung dan pembuluh darah di Indonesia masih berkisar 1.200–2.000 orang.

“Jauh dari kebutuhan ideal 3.000–5.000 dokter untuk melayani  lebih dari 280 juta penduduk,” ucapnya.

Kesenjangan antara kebutuhan layanan jantung dan kapasitas tenaga medis ini menjadi tantangan besar, yang berdampak pada keterlambatan diagnosis dan penanganan optimal bagi banyak pasien.

Karena itu, melalui Siloam Cardiac Summit 2026, pihaknya ksecara konsisten memperkuat kapasitas layanan kardiovaskular melalui tiga pendekatan utama.

Yaitu  pengembangan kompetensi tenaga medis, penerapan teknologi dan inovasi layanan, serta kolaborasi strategis nasional dan internasional.

Melalui pendekatan ini, Siloam berupaya meningkatkan akurasi diagnosis, ketepatan penanganan, dan kesinambungan perawatan pasien jantung secara menyeluruh.

Dari sisi pengembangan kompetensi, Siloam menyediakan berbagai wadah pembelajaran dan peningkatan keterampilan bagi dokter dan tenaga kesehatan melalui forum ilmiah.

Seperti Siloam Cardiac Summit dan keterlibatan aktif dalam Program Pendidikan Dokter Spesialis Kardiologi Universitas Pelita Harapan (UPH) untuk mendukung keberlanjutan tenaga dokter spesialis jantung.

Sejalan dengan itu, Siloam terus mengembangkan layanan jantung berbasis teknologi yang lebih presisi, tepat waktu, dan terintegrasi mulai dari penerapan inovasi klinis hingga dukungan pengambilan keputusan medis, khususnya untuk kasus-kasus kompleks.

Leave a Comment