18/04/2026
AktualNasional

Potret 1 BGN dalam Perjalanan Meningkatkan Kualitas Gizi Bangsa

Peran keluarga juga krusial dalam mendukung percepatan penurunan stunting, yang selama ini menjadi fokus BKKBN.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), angka stunting di tanah air telah turun dari 21,5 persen pada 2023 menjadi 19,8 persen pada 2024.

Pencapaian itu diyakini tak lepas dari intervensi gizi yang lebih baik pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Untuk memperkuat intervensi ini, Kemendukbangga mengerahkan 18.714 petugas lapangan KB (PLKB) serta 600.000 Tim Pendamping Keluarga (TPK) di seluruh Indonesia.

Mereka bertugas mendampingi keluarga penerima, terutama ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang belum terdaftar di PAUD, agar benar-benar mendapatkan manfaat dari MBG.

Dengan demikian, MBG bukan hanya program bagi-bagi makanan, melainkan strategi komprehensif yang menggabungkan aspek ekonomi, kesehatan, dan pendidikan keluarga.

Di satu sisi, ia menciptakan efek riak ekonomi lokal dengan memberdayakan UMKM dan menyerap tenaga kerja. Di sisi lain, ia juga menjadi instrumen untuk membangun budaya gizi yang lebih sehat di dalam keluarga.

Leave a Comment