Pagelaran dalam rangka merayakan Hari Sumpah Pemuda dan menyongsong Hari Pahlawan ini berlangsung selama 2 jam lebih di bawah conductor Aminoto Kosin.
Menampilkan karya: WR Supratman, Mochtar Embut, Ibu Soed, Ismail Marzuki, Alfred Simanjuntak, Titiek Puspa, Koes Plus, Guruh Soekarno Putra, Syaiful Bahri, Bing Slamet, dan Gombloh.
Karya-karya yang ditampilkan sangat baik oleh Aimee Saras, Endah Laras, Gabriel Harvianto, Galabby Thahira, Lea Simanjuntak dan /Rif.
Aminoto Kosin menyampaikan bagi Jakarta Philharmonic Orchestra ini adalah suatu kebanggaan sekaligus tantangan karena mengemban branding Jakarta dalam nama orkestra tersebut.
Dari sini,rangkaian lagu-lagu Jakarta atau Betawi akan menjadi aransemen pembuka di setiap pagelaran.
“Visi kami adalah menjadikan lagu lagu Jakarta menjadi lagu dunia dan dimainkan oleh orkestra dunia serta Jakarta menjadi salah satu panggung orkestra di dunia,” jelas sang conductor.
Pagelaran Perayaan Kebangsaan Satoe Indonesia ini adalah salah satu bentuk kolaborasi dan dukungan Dinas Kebudayaan Pemprov DKI Jakarta untuk mendorong perkembangan berbagai kesenian di panggung nasional dan internasional.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menempatkan kesenian dan kebudayaan sebagai bagian penting dari pembangunan kota.
