Dikatakan, banyak program nasional di Kota Tangerang menjadikan kota ini sebagai Etalase Program Pusat. Posisi strategis Tangerang yang dekat dengan Bandara Internasional, Soekarno-Hatta memudahkannya menjadi rujukan studi banding bagi daerah lain.
Tangerang sudah menjalankan berbagai program pusat seperti Z-Chicken, Z-Corner, Z-Mart, hingga Z-Auto. Kini ditambah pelatihan vokasi ini.
“Jadi, jika ada daerah lain yang ingin studi banding ke pusat, rekomendasinya pasti ke Tangerang karena programnya lengkap,” paparnya.
Ia berharap, melalui program ini, pemberdayaan dan penyerapan tenaga kerja dapat meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Dengan demikian, angka kemiskinan dapat ditekan melalui pemberdayaan ekonomi berbasis keterampilan, sekaligus memperkuat ekosistem usaha syariah di Indonesia
Salah satu peserta pelatihan, Rika Dewi Yanti (34), seorang Ibu Rumah Tangga, mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan tersebut. Ia menilai, kesempatan ini sangat berharga karena pelatihan serupa umumnya memerlukan biaya besar.
“Saya sangat senang karena pelatihan ini gratis dan difasilitasi oleh BAZNAS. Biasanya pelatihan seperti ini berbayar dan cukup mahal. Jadi ini sangat membantu kami, khususnya ibu rumah tangga seperti saya ini,” kata Rika.
Ia berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak perempuan.
“Terima kasih BAZNAS atas program yang sangat bermanfaat ini. Semoga ke depan semakin banyak perempuan yang diberdayakan dan bisa meningkatkan ekonomi keluarga,” ujarnya.
Dalam kesempatan ini hadir pula Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR, Eka Budhi Sulistyo, Kepala Divisi Optimasi dan Pemasaran Produk Mustahik, Deden Kuswanda, serta Founder Latifa Spa Academy Verawati, S.IP.
