05/05/2026
AktualFilm

Film “Alas Roban” Angkat Urban Legend Jalan Paling Melegenda: Saat Mitos Menjadi Teror yang Terasa Nyata

Sering juga disebut sebagai jalur tengkorak. Bukan semata-mata untuk menggambarkan jalur yang rawan dengan tikungan curam, melainkan juga benar-benar tersimpan tengkorak dan tulang belulang manusia.

Mitos yang beredar kerap menyebut banyak pengendara mengalami kejadian ganjil, baik saat melintas maupun setelah melewati kawasan tersebut. Banyak yang menemukan hal-hal gaib dan mistis saat melewati, bahkan setelahnya.

“Di mana logika sering “kalah” oleh hutan yang rapat, kabut yang turun mendadak, serta rasa tidak nyaman yang muncul tanpa sebab jelas,” tuturnya usai press screening film besutannya, Senin 5 Januari 2026 di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan.

Di titik itulah urban legend tumbuh bukan karena semua orang melihat hal yang sama, tetapi karena banyak orang pulang membawa perasaan serupa. Atmosfer itulah yang menjadi pijakan utama film ini.

“Alas Roban” memotret cara mitos bekerja bahwa ia tidak selalu hadir sebagai sosok. Melainkan sebagai keyakinan, ketakutan yang menular, dan serangkaian larangan yang mengubah perjalanan malam menjadi ujian mental.

Dalam film ini, Michelle Ziudith yang baru pertama kali terlibat dalam film horor, memerankan sosok Sita. Seorang ibu dengan anak semata wayang bernama Gendis (diperankan Fara Shakila) yang penglihatannya terbatas karena katarak.

Ia bersama anaknya harus segera ke Semarang, karena tertinggal bus terakhir, kemudian Sita menumpang bus yang disupiri Agus Kuncoro. Sayangnya, ketika melintasi Alas Roban, tepat tengah malam.

Leave a Comment