JAKARTA (Pos Sore) — Kesuksesan tidak hanya ditentukan oleh satu faktor saja. Dan, semua faktor tersebut harus saling melengkapi atau saling mendukung. Jadi, ketika seseorang lulus dan meraih gelar sarjana, maka untuk mencapai kesuksesan membutuhkan banyak faktor pendukung.
“Jadi selain faktor knowledge, faktor penentu kesuksesan lainnya adalah skill, networking, pandai menciptakan peluang atau meraih peluang dan mempunyai sikap mental yang tangguh, pantang menyerah, bisa bekerja sama serta perilaku yang dapat dipercaya dan jangan lupa terus belajar dan berdoa,” kata Sekretaris Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Agus Muharram.
Agus mengatakan hal tersebut, saat memberikan sambutan di acara Sidang Terbuka Senat Institut Manajemen Koperasi Indonesia (Ikopin) dalam rangka Wisuda ke-43, di Gedung Serba Guna Ikopin, Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (17/9).
“Columbus penemu benua Amerika itu, bukan orang Indian tetapi orang Eropa. Itu karena, Colombus beserta timnya selain punya knowledge juga punya skill, network atau jaringan, opportunity atau kesempatan atau peluang, dan dia punya mental attitude yang tangguh, pantang menyerah serta dapat dipercaya,” katanya memberikan contoh.
Dengan pengalaman Colombus tersebut, Agus mengajak para wisudawan Ikopin untuk tidak berpuas diri hanya dengan mengandalkan faktor knowledge atau pengetahuan dari sekolah dan kuliah hingga lulus sarjana. Sebab, gelar sarjana bukanlah titik akhir untuk mencapai kesuksesan, tapi awal pencapaian untuk terjun ke masyarakat, mengabdi dan mencapai kesuksesan.
Rektor Ikopin Burhanuddin Abdullah mengatakan Ikopin mewisuda 315 orang wisudawan, sekitar 30 persen para lulusan itu adalah penerima beasiswa. Dengan perincian, 6 orang lulusan diploma III, 93 orang dari jenjang pendidikan sarjana, dan 6 orang lainnya dari jenjang pendidikan pascasarjana.
Dengan diwisudanya 315 mahasiswa kali ini, berarti jumlah mahasiswa lulusan Ikopin sudah mencapai 12.391 orang. Mereka tersebar di seluruh pelosok negeri, di berbagai lapangan kerja baik yang berkaitan langsung dengan menggerakkan dan mengembangkan koperasi, berwirausaha, PNS, akademisi, politisi, bahkan aparat militer.
“Banyak di antara para alumni yang telah mencatatkan keberhasilan. Kesuksesan mereka bahkan membuat kami terharu sekaligus bangga,” ungkap manatan Gubernur Bank Indonesia dan Menteri Perekonomian, ini. (tety)
