24/04/2026
Ekonomi

Waringin Hospitality Ekspansi Bisnis Di Tanggerang

JAKARTA (Pos Sore) –Setelah sempat melesu, bisnis perhotelan kembali menggeliat karena pemerintah memberikan sinyal positif dengan mengizinkan instansi terkait menggelar meeting dan kegiatan sejenis di hotel. Atas alasan itu pula Waringin Hospitality melebarkan sayap berekspansi ke wilayah Tanggerang.

“Main bisnis kami awalnya di bidang transportasi,namun karena ada ketersediaan lahan di Legok, kami buka hotel di sini.Kami berharap bisa menjadi bisnis baru yang berkembang.”

Menurut Presiden Direktur Waringin Hospitality,Herry Suwandi,kalangan pengusaha di bidang perhotelanĀ  mengeluhkan kebijjakan pemerintah pusat yang melarang kegiatan rapat dan pertemuan di hotel pada 2014.Akibat kebijakan ini, industri perhotelan mati suri dan sulit membayar pajak akibat pendapatan anjlok.

Sebelum kebijakan itu diambil, kata Herry, pemasukan industri perhotelan selama ini hampir 70-80 persen bersumber dari kegiatan pemerintah baik itu seminar, diskusi,rapat dan sejenisnya. Namun,sejak adanya larangan instansi pemerintah tidak boleh menggelar rapat di hoetal,otomatis terjadi penurunan kegiatan dan berimbas pada anjloknya pendapatan antara 20-40 persen.

“Syukurlah pada 2015, pemerintah menyadari dan kembali mengizinkan kegiatan di hoetl-hotel,” ungkapnya di sela Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Asosiasi Perusahaan Konsultan Telematika (ASPEKTI) Bank Mayora dan Waringin Hospitality, di Legok,Tanggerang,Sabtu (8/3).

Pada kesempatan itu juga diresmikan lounching Hotel Lemo 88 untuk memenuhi kebutuhan industri pariwisata yang selama ini kurang berkembang di wilayah ini.

“Main bisnis kami awalnya di bidang transportasi,namun karena ada ketersediaan lahan di Legok, kami buka hotel di sini.Kami berharap bisa menjadi bisnis baru yang berkembang.”

Apalagi dengan MOU ini, ke depan kami akan lebih berkembang karena adanya mitra dengan Aspekti dan Bank Mayora. Ditambah lagi dengan adanya izin pemerintah mengadakan rapat di hotel- hotel, ini akan semakin menggairahkan bisnis perhotelan ini ke depan.

Sebenarnya, kata Herry, sebelum hotel resmi dibuka, dua hari sebelumnya sudah mulai ada booking meeting maupun resepsi perkawinan. Hotel yang berlokasi terletak dekat di kawasan perumahan Gading Serpong ini berkapasitas 62 kamar bertipe superior.

Hotel ketujuh dari Grup Hotel 88 yang berada di bawah naungan Waringin Hospitality Hotel Group ini juga memiliki tiga ruang pertemuan berkapasitas masing-masing 40 orang. Ditambah satu ballroom berkapasitas 300 orang.(fitri)

Leave a Comment