“Kami ingin menjadi mitra transformasi logistik nasional. Solusi ini telah kami uji di berbagai wilayah dan terbukti meningkatkan efisiensi operasional,” jelas Catur Satyawira.
UD Trucks juga menghadirkan fitur keselamatan aktif sebagai standar, seperti Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Stability Control (ESC), Electric Cab Tilt.
Ada juga kabin ergonomis untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan maksimal bagi pengemudi.
Dengan pendekatan ini, UD Trucks berupaya menurunkan risiko kecelakaan kerja, yang selama ini menjadi penyumbang utama kecelakaan lalu lintas di sektor kendaraan niaga.
Dalam paparannya, Yusuf Nugroho menyatakan bahwa pemerintah secara bertahap tengah mengharmonisasi regulasi kendaraan komersial dengan target dekarbonisasi sektor transportasi 2060 dan Net Zero Emission (NZE).
Ia menekankan inisiatif dari pelaku industri seperti UD Trucks tidak hanya mendukung agenda nasional, tetapi juga memberikan efek berantai terhadap efisiensi nasional secara keseluruhan.
Yusuf juga menekankan pentingnya data dan sistem telematika seperti yang diusung UD Trucks melalui My UD Fleet, karena memungkinkan pemerintah merancang kebijakan berbasis bukti.
Data dari armada juga membantu pemerintah dalam pemantauan keselamatan, dan standarisasi operasional.
Juga perencanaan infrastruktur transportasi yang lebih adaptif dan tanggap kebutuhan di lapangan.
