JAKARTA (Pos Sore) — Liburan sekolah sebentar lagi. Lalu ke mana anak-anak berlibur? Tentu akan terasa menyenangkan jika selalu bersama teman. Kenapa tidak mengikuti program BBM atau Belajar Bersama Maestro?
Ini adalah program yang diluncurkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Anies Baswedan, bagi para siswa dalam mengisi liburan sekolah. Kali ini dengan melibatkan Maestro Kebudayaan di Indonesia. Sebut saja Mang Udjo, seniman angklung dari Bandung, musisi Purwacaraka di Jakarta, atau penari Didik Nini Thowok dari Yogyakarta.
“Kegiatan Belajar Bersama Maestro ini akan dilaksanakan setiap liburan sekolah. Kita ingin anak-anak kita menikmati liburan yang menyenangkan, bermanfaat, dan sekaligus inspiratif,” kata mendikbud, saat meluncurkan program itu, di Kemendikbud, Jumat (12/6).
Kegiatan BBM ini dilaksanakan dengan tahapan pendaftaran calon peserta (21 Mei – 14 Juni), seleksi peserta (15-16 Juni), pengumuman peserta (17 Juni), daftar ulang (18-19 Juni), pelaksanaan BBM (21-30 Juni), dan pertunjukan (Agustus).
Pada kali pertama ini ada 10 maestro kebudataan di Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta yang terlibat dalam kegiatan BBM ini. Yakni Irawati Durban (seniman tari, Jakarta), Aditya Gumay (seniman teater, Jakarta), Purwacaraka (musisi, Jakarta), dan Gilang Ramadhan (musisi, Jakarta).
Selain itu, I Nyoman Nuarta (seniman patung, Bandung), Tan De Seng (musisi gitar-kecapi, Bandung), Mang Udjo (musisi angklung, Bandung), Supadminingtyas (sinden, Yogyakarta), Nasirun (pelukis, Yogyakarta), dan Didik Nini Towok (seniman tari, Yogyakarta).
Dalam Belajar Bersama Maestro ini anak-anak atau siswa yang terpilih akan berkesempatan tinggal beberapa hari di masa liburan sekolah di rumah salah satu dari 10 maestro itu. Anak-anak ini akan belajar dan mengenal dari dekat bagaimana kehidupan dan keseharian seorang yang sukses sebagai seniman atau budayawan.
“Anak-anak tidak hanya akan belajar tentang ketekunan, keuletan, dan kedisiplinan yang sehari-hari dijalani oleh sang maestro, mereka juga akan mendapat inspirasi yang kuat yang akan bermanfaat bagi perkembangan mereka kelak sepanjang hidupnya,” jelas Anies Baswedan. (tety)
