17.3 C
New York
07/05/2026
Aktual

Tim SAR Terus Berupaya Angkat Ekor Pesawat AirAsia QZ8501

JAKARTA (Pos Sore) – Tim penyelam saat ini berupaya untuk mengangkat ekor dari pesawat Air Asia QZ 8501. Sejak pagi mereka mengikat bagian ekor menggunakan strep kemudian diupayakan diangkat menggunakan sistem floating balon digabungkan penarikan dengan crane. Dua proses tersebut dilakukan untuk mencegah kerusakan yang lebih fatal pada bagian ekor.

KN Jadayat bersama KNKT masih fokus mencari pancaran pinger/sinyal dari black box. Sinyal ini hanya dapat ditangkap oleh Pinger Locater Beacon. Langkah paralel ini dilakukan untuk efisiensi waktu dan mengantisipasi jika black box ternyata lepas dari posisinya.

“Kami belum dapat memastikan keberadaan black box, sebelum Basarnas dan KNKT melakukan pemeriksaan secara detail. Sementara itu kapal-kapal lain yang memiliki kemampuan pencarian bawah laut, difokuskan di area prioritas tambahan red box,” kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas), Marsekal Madya FHB Soelistyo, di Jakarta, Jumat (9/1).

Kabasarnas kembali menekankan timnya akan tetap memprioritaskan pencarian korban lain yang belum ditemukan, namun tetap mengupayakan pencarian black box.

“Penyelam sudah disebar ke masing-masing kapal yang mempunyai kemampuan untuk mendeteksi itu, sehingga pada waktu dideteksi saya minta segera dikonfirmasi ke penyelam,” ujar Soelistyo.

Apabila keadaan gelombang baik serta visibility mempuni, maka dapat dipastikan tim penyelam yang lebih dahulu dikerahkan dibandingkan alat ROV. Proses penyelaman dilakukan dengan kedalaman sekitar 25-32 meter.

Hingga operasi SAR hari ke – 13, sebanyak 48 jenasah telah ditemukan oleh tim SAR gabungan, 41 jenasah telah terevakuasi di Surabaya, 5 jenasah berada di Pangkalan Bun, dan 2 jenasah lainnya masih berada di Kapal Geo Survey. (tety)

Leave a Comment