14.9 C
New York
24/04/2026
AktualKesra

Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan di Yogyakarta Dijadwalkan Dibuka Presiden Joko Widodo

JAKARTA (Pos Sore) — Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo mengatakan perempuan Indonesia yang tergabung dalam organisasi perempuan Indonesia siap mendeklarasikan diri sebagai Ibu Bangsa dalam Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan.

“Ibu Bangsa sejati,” tandasnya, seraya menambahkan, 1.000 organisasi perempuan Indonesia ini terdiri dari organisasi anggota Kowani, Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW), Gabungan Organisasi Wanita (GOW), dan organisasi wanita lainnya, yang mengirimkan utusannya untuk menjadi peserta dalam temu nasional ini.

Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan ini dijadwalkan dibuka oleh Presiden Joko Widodo di Yogyakarta pada 14 September 2014. Penyelenggaraannya berbarengan dengan pertemuan ‘The 35th General Assembly of International Council of Women’ atau Sidang Umum ke-35 Dewan Perempuan Dunia pada 14 – 18 September 2018, di tempat yang sama, yang juga akan dibuka oleh Presiden.

KOWANI, kata Giwo, berkomitmen untuk memperkuat dan memviralkan peran perempuan sebagai Ibu Bangsa, sebagaimana yang telah dicanangkan dalam Kongres Perempoean Indonesia II di Jakarta pada 20-24 Juli 1935. Tujuannya, demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas dan berkarakter.

Menurutnya, perempuan sebagai Ibu Bangsa menjadi peletak dasar komunikasi antargenerasi. Melalui ibulah proses pengalihan nilai-nilai berbangsa dapat berlangsung dengan baik guna menumbuhkan generasi baru, generasi milenial yang lebih sadar akan kebangsaannya.

“Tidak hanya sebagai ibu bagi anak-anaknya, tetapi perempuan juga sangat terbuka untuk turut serta aktif di dunia publik,” kata Giwo. 

Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia didukung oleh Kementerian BUMN, bersama BUMN Hadir untuk Negeri, yang digelar dalam rangka Peringatan “90 Tahun Perjuangan Perempuan Indonesia Menjadi Ibu Bangsa Sejati Dalam Rangka Mewujudkan Indonesia Jaya”.

Kowani sebagai organisasi federasi dari 91 organisasi perempuan tingkat nasional, lahir pada 22 Desember 1928, ditandai dengan Kongres Perempoean Indonesia pertama di Yogyakarta, yang pada tahun ini berusia 90 tahun.

Temu Nasional 1.000 Organisasi Perempuan Indonesia ini bertujuan untuk memposisikan diri sebagai bagian integral dari program dunia. (tety)

Leave a Comment