16 C
New York
10/05/2026
Aktual

Target Koperasi Syariah BMI Hibahkan 140 Unit Rumah Layak Huni Tahun ini

TANGERANG (Pos Sore) — Ketua Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI) Kamaruddin Batubara menargetkan program hibah rumah layak huni bisa mencapai 140 unit rumah pada tahun ini. 

Menurut dia, hibah rumah atau rumah gratis di Desa Jatake saat ini diberikan kepada non anggota. Karena koperasi menyejahterakan anggota pada khususnya dan non anggota pada umumnya.

“Jadi harus ada pemerataan ekonomi karena kalau pemerataan berjalan, Insyaallah tidak ada kesusahan, seperti rumah gratis dan rumah tanpa DP ini,” katanya di sela penyerahan pembiayaan Rumah Tanpa DP dan Hibah Rumah Siap Huni di Tangerang oleh Sekretaris Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring, Selasa (21/8).

Untuk itu, Kamaruddin memastikan Koperasi Syariah BMI bisa menjalankan kegiatan ekonomi bagi para anggota dan kegiatan sosial bagi masyarakat sekitar. Selain itu, kata dia, koperasi juga menjalankan kegiatan di bidang kesehatan dan pendidikan.

“Untuk kegiatan kesehatan kita jalankan sanitasi dan untuk pendidikan kita berikan pendidikan gratis sampai perguruan tinggi bagi 50 anak yatim yang lulus seleksi,” katanya

Karena itu, dalam rancangan UU Koperasi yang tengah dibahas, pihaknya mengusulkan koperasi memiliki multi usaha seperti di luar negeri, dimana koperasi mempunyai bank, hotel, rumah sakit dan lain-lainnya.

Terkait pengembangan usaha, menurut dia, pihaknya akan mendirikan Koperasi Konsumen Benteng Mikro Indonesia yang didasari prinsip kekeluargaan dan gotong royong. 

“Dengan 138 ribu anggota kita, kalau kita kumpulkan saja Rp100 ribu maka totalnya sudah Rp138 miliar, dan ini cukup untuk membeli 1 hotel. Atau 138 ribu anggota kita membeli beras masing-masing 1 liter saja, maka sudah berapa ribu ton beras yang harus disediakan, hasilnya sudah berapa banyak. Banyak yang harus kita persiapkan, mulai petani dan pembukaan lahan yang luas,” katanya.

Dengan demikian, dia mengungkapkan pandangannya secara filosofis yakni jangan mencari hidup di koperasi tetapi menghidupkan koperasi karena kalau koperasi sudah hidup maka bisa menghidupkan anggota dan pengelolanya. 

Pada kesempatan yang sama, Pj Bupati Tangerang DR Komarudin mengapresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya dengan adanya pihak-pihak lain yang membantu terkait penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan di Tangerang.

Menurut dia, saat ini terdapat 50 ribu rumah di Kabupaten Tangerang yang kondisinya memprihatinkan dan tidak layak huni dari jumlah penduduk di Kabupaten Tangerang yang mencapai 3,5 juta jiwa.

“Karenanya, kita sambut baik semua uluran tangan yang sudah ambil peran di dalam menangani perumahan ini,” kata Komarudin.

Berdasarkan anggaran daerah (APDB) Kabupaten Tangerang sebesar Rp5,3 triliun pada tahun ini, sekitar 40 persen untuk operasional pemerintahan dan sisanya digunakan untuk memenuhi belanja publik.

Dari jumlah itu hanya 6 persen beredar di pemerintahan, lebih banyak peredaran yang ada di masyarakat sehingga diperlukan kerjasama dengan pihak swasta, koperasi dan lainnya dalam menjalankan seluruh program bagi masyarakat.

“Koperasi jadi pilihan dan solusi bagi masyarakat yang terkendala akses permodalan. Tentunya tidak hanya masalah rumah tapi hal lainnya yang dibutuhkan masyarakat,” kata Pj Bupati Tangerang yang pada kesempatan tersebut langsung mendaftarkan diri sebagai anggota Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia. (tety)

Leave a Comment