06/05/2026
Aktual

Tahun Ini Kemenkop Targetkan Bantu 2.500 Wirausaha Pemula

JAKARTA (Pos Sore) — Kementerian Koperasi dan UKM tahun ini akan melanjutkan program pemberian bantuan dana (startup capital) sekitar Rp30 miliar kepada 2.500 wirausaha pemula. Kemenkop juga akan terus mendorong percepatan program Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Berdasarkan kebijakan KUR 2019, plafon KUR sudah dipatok sebesar Rp140 triliun dengan penyaluran di sektor produksi minimal 60% dari total penyaluran KUR dan suku bunga KUR tetap 7% efektif pertahun,” kata Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati, di Jakarta, Selasa (22/1).

Kemenkop sendiri menggulirkan program penumbuhan dan pengembangan wirausaha pemula (WP) sejak 2010. Program WP 2011-2017 telah terealisasi sebanyak 18.430 WP yang tersebar di 34 provinsi dengan nilai bantuan sebesar Rp220,581 miliar.

Khusus untuk WP 2015 sampai 2018 telah terealisasi sebanyak 6.991 WP dengan nilai sebesar Rp136,4 miliar. Untuk program WP 2018, sampai dengan Desember 2018 telah terealisasi sebanyak 1.952 WP (106,61%) dengan nilai sebesar Rp23,801 miliar yang tersebar di 34 provinsi pada 166 kabupaten/kota.

“Bantuan Wirausaha Pemula itu diprioritaskan bagi kawasan daerah tertinggal/terluar/terdepan, kawasan ekonomi khusus, serta daerah antar kelompok berpendapatan rendah,” ujar Yuana.

Rinciannya, lanjut Yuana, program WP 2018 telah menyasar perempuan sebanyak 951 WP (59,59%) dan laki-laki sebanyak (40,41%). Sedangkan berdasarkan klasifikasi bidang usaha, WP 2018 meliputi bidang usaha kerajinan dengan 249 WP (15,60%) dengan nilai sebesar Rp3,054 miliar.

Bantuan WP juga meliputi konveksi dan busana 164 WP (10,28%) dengan nilai Rp2,056 miliar, olahan makanan/minuman dan jasa kuliner 884 WP (55,39%) dengan nilai Rp10,770 miliar, produk inovatif lainnya 33 WP (2,07%) dengan nilai Rp416 juta.

Sementara itu, perikanan 50 WP (3,13%) dengan nilai Rp623 juta, pertanian 71 WP (4,45%) dengan nilai Rp871 juta, peternakan sebanyak 95 WP (5,95%) dengan nilai Rp1,158 miliar, dan bidang jasa sebanyak 50 WP (3,13%) dengan nilai Rp625 juta.

Menurut Yuana, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi penerima program WP 2018, bantuan dana telah dipergunakan untuk modal kerja sebesar Rp5,095 miliar dan untuk modal investasi sebesar Rp6,034 miliar.

“Bantuan sangat bermanfaatkan, antara lain diindikasikan dengan adanya penambahan tenaga kerja sebanyak 600 orang atau meningkat 50,04%, dari total tenaga kerja sebelumnya sebanyak 1.199 orang,” kata Yuana.

Selain itu, kata Yuana, terjadi peningkatan aset usaha sebesar Rp6,468 miliar atau 103,54% dari total aset sebelumnya sebesar Rp6,247 miliar. Sedangkan penambahan omset usahanya sebesar Rp1,123 miliar atau 47,60% dari total omset sebelumnya sebesar Rp2,361 miliar. (tety)

Leave a Comment