JAKARTA (Pos Kota) — Market place Jualanmind targetkan dapat menggandeng 500 pemasok bahan baku makanan bagi pelaku industri jasa boga tahun ini. Market place yang digagas oleh Perhimpunan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) tersebut saat ini sudah memiliki 60 supplier dari berbagai lini produk makanan.
Ketua Umum PPJI Irwan Iden Gobel, yang ditemui pada acara Supplier Gathering Jualanmind, Rabu (18/2/2020), mengatakan pihaknya optimis target 500 pemasok bahan baku tersebut akan terlampaui. Rasa optimis ini dapat terlihat dari potensi bisnis dari PPJI di seluruh Nusantara sangat besar.
“Saat ini kita memiliki anggota lebih dari 2.500 pengusaha jasaboga. Ini tentu membutuhkan pasokan bahan baku dalam jumlah besar,” kata Irwan Iden yang mengakui pasokan bahan makanan kualitas terbaik dengan harga yang kompetitif menjadi kebutuhan pokok para pelaku usaha jasaboga.
Katanya, rantai distribusi yang cukup panjang di Indonesia, membuat pasokan bahan makanan yang sampai ke tangan pelaku jasaboga seringkali kurang prima. Belum lagi harga yang mahal dan pasokan bahan baku yang jumlahnya terbatas.
Aplikasi Jualanmind sendiri telah diluncurkan tiga bulan lalu. Hingga saat ini 60 supplier telah bergabung menjadi pemasok utama bahan baku makanan bagi anggota PPJI. Market place dalam bentuk platform digital bernama Jualanmind ini merupakan hasil kerjasama dengan Mindstore.

“Ini adalah aplikasi yang ditujukan bagi para anggota PPJI dengan tujuan memudahkan pelaku jasaboga mendapatkan pasokan bahan baku makanan dari seluruh Indonesia,” tambah Irwan Iden seraya menyebutkan market place ini akan memberikan pelayanan prima dengan harga terbaik kepada anggota PPJI.
Ia menyakini jumlah supplier tersebut akan terus bertambah mengingat Jualanmind adalah satu-satunya market place yang memberikan nilai lebih kepada anggota PPJI. Terlebih market place Jualanmind menjadi terobosan yang dilakukan PPJI di tengah kemajuan teknologi dan era industri 4.0.
Melalui Jualanmind ini anggota PPJI lebih mudah mendapatkan pasokan bahan baku yang dibutuhkan. Selain itu, anggota PPJI juga akan mendapatkan nilai tambah yang dapat bersaing secara maksimal di pasar nasional dan internasional.
“Kami berharap Jualanmind memberikan pasokan bahan baku terbaik, harga kompetitif, dengan segala kemudahan yang menjadi andalan market place ini,” katanya seraya menambahkan dengan platform digital ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan perekonomian nasional dan memajukan industri kuliner Indonesia.
Jualanmind ini mudah diakses menggunakan perangkat smartphone, tablet atau laptop, dan dilengkapi dengan fitur-fitur yang dapat membantu anggota PPJI mengembangkan jaringan bisnisnya secara digital. Untuk bergabung di Jualanmind, anggota PPJI dapat melakukan pendaftaran langsung secara online. Ratusan pemasok bahan makanan siap bergabung pada market place tersebut.
Salah satu fitur keunggulan Jualanmind adalah mempertemukan mitra Jualanmind terdekat yang menjual bahan baku dengan pembelinya. Di sini, pembeli dapat melakukan tawar menawar harga dan membandingkan antar supplier untuk memilih harga terbaik.

MoU dengan BPJPH
Dalam kesempatan tersebut, PPJI juga bekerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal. Kerjasama ditandai dengan penandatanganan MoU antara Irwan Iden Gobel dengan Kepala BPJPH Sukoso.
Sukoso mengatakan pelaku industri jasaboga menjadi ujung tombak pelaksanaan sertifikasi halal produk makanan. Karena itu, pihaknya mengapresiasi wadah yang dibentuk antara pemasok dan pelaku industri jasa boga ini.
Ia berharap pelaku industri jasaboga mengurus sertifikat halal produknya. Sebab saat ini kehalalan produk menjadi kewajiban yang harus dipenuhi pelaku industri pangan sebagaimana diamanahkan oleh undang-undang.
“Saya ingin kerjasama ini bisa diperluas, terutama dalam hal edukasi dan pengawasan produk halal. Melalui PPJI edukasi produk halal menjadi lebih mudah,” ujarnya. (tety)
