JAKARTA (Pos Sore) — Pemilihan Dokter Cilik Award yang digelar PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), diharapkan Ketua Umum PB IDI, dr. Zaenal Abidin, bisa menjadi pelopor dalam mengampanyekan kesehatan di sekolah.
Lewat kegiatan yang sudah digelar untuk ke-7 kalinya ini, IDI ingin hadir dan dekat dengan masyarakat dari berbagai kelompok umur, termasuk anak-anak.
“Bagi IDI, melakukan pembinaan kesehatan pada anak usia sekolah adalah upaya menjamin investasi masa depan bangsa, sehingga meskipun terlihat amat sederhana, kami yakin akan bergulir bagai bola salju yang makin lama makin berdampak besar bagi kehidupan berbangsa,” kata dr. Zaenal, di Jakarta.
Kompetisi Dokter Cilik Award sendiri diikuti oleh 44 dokter kecil, yang mewakili 26 provinsi di Indonesia, yang telah melalui proses seleksi pemilihan yang ketat di wilayah provinsinya.
Juara dari Dokter Cilik Award 2014 jatuh kepada Suhesni Nabila. Bocah berusia 10 tahun ini berhak atas piala bergilir Ibu Negara, yang diserahkan langsung oleh Mufidah Jusuf Kalla.
Nabila yang menjadi dokter kecil sejak kelas 3 SD ini memang menjadi pelopor perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.
Dara kelahiran Makassar, 2 Mei 2004 ini mengatakan, dirinya memang bercita-cita menjadi dokter. Beruntung, dirinya terpilih mewakili provinsi Sulawesi Selatan dari sekolahnya di SD Pertiwi ke Jakarta dalam ajang Dokter Cilik Award.
“Jadi dokter cilik itu banyak pengalaman. Saya juga jadi belajar bagaimana menyembuhkan, menjaga kesehatan diri dan lingkungan,” kata Nabila.
Selain itu, anak yang menyukai modelling ini, berpendapat, menjadi dokter cilik bisa mengatahui bahaya merokok dan penggunaan jarum suntik yang digunakan berulang.
“Ada temen yang suka merokok, jadi bisa kasih tahu apa sih bahaya merokok, kan bisa kanker. Kalau HIV/AIDS itu akibat jarum suntik bersama-sama,” paparnya.
Setelah memenangkan juara Dokter Cilik ini, Nabila mengaku akan terus mengampanyekan kesehatan seperti mencuci tangan, memisahkan sampah dan menjaga kesehatan diri dan lingkungan. (tety)

