SERPONG (Pos Sore) — Stephanie Kartika Kosasih, siswi lulusan SMA St.Louis 1 Surabaya, berhasil menyelesaikan Studienkolleg Indonesia angkatan 25. Pelajar Indonesia ini berhak mendapat beasiswa untuk mengikuti program studi Teknik di Jerman dari Deutscher Akademischer Austauschdienst/Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD).
“Beasiswa diberikan selama maksimal 5 tahun, tetapi dalam hal-hal tertentu beasiswa dapat diperpanjang untuk melanjutkan studi ke tingkat Master (S-2), bahkan hingga tingkat Doktoral (S-3),” jelas Dr.Ekkehard Zeeb, Direktur Studienkolleg.
Ia menjelaskan, DAAD biasanya hanya menangani mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan jenjang Master (S-2), namun dalam program ‘Sekolah Jerman di Luar Negeri’, memberikan beasiswa kepada lulusan terbaik Studienkolleg Indonesia maupun kepada lulusan terbaik (Abitur) di Deutsche Internationale Schule (DIS).
Program ini terlaksana atas kerjasama Studienkolleg Indonesia dengan Universitas Leibniz Hannover dan dibiayai oleh Yayasan Indonesia – Jerman.
Sejak tahun 2003, Studienkolleg Indonesia mempersiapkan siswa-siswi lulusan SMA/SMU untuk dapat melanjutkan studi di Jerman. Di bawah tanggung jawab Yayasan Indonesia-Jerman, Studienkolleg Indonesia ini hasil kerjasama antara Studienkolleg Niedersachsen Universitas Hannover (NiedersTMchsisches Studienkolleg der UniversitTMt Hannover) dan Sekolah Internasional Jerman (Deutsche Internationale Schule/DIS).
Studienkolleg Indonesia sampai sekarang satu-satunya ‘college’ Jerman di dunia yang mempersiapkan, melatih dan menguji calon mahasiswa asing sebelum mereka berangkat ke Jerman. Hal ini bertujuan untuk memfasilitasi mahasiswa Indonesia masuk ke beberapa Universitas terbaik di jantung Eropa.
Jerman sendiri menjadi salah satu negara yang paling banyak pelajar Indonesia, yang mencapai sekitar 3600 siswa. (asri)
