06/05/2026
Aktual

Sosok Mumpuni Yang Diharap Mampu Atasi Internet Lelet

JAKARTA (Pos Sore) — Komisaris Indosat Rudiantara kini menjadi anggota Kabinet Kerja Presiden Jokowi-Wapres Jusuf Kalla. Rudiantara dipilih menjadi Menkominfo dari kalangan profesional.

Pengalamannya di dunia ICT tak perlu diragukan. Bagi Presiden Joko Widodo, persoalan di dunia TI seperti peningkatan infrastruktur dan kecepatan internet dan tata kelola frekuensi di Indonesia bukan menjadi hal yang asing bagi Rudiantara.

Jabatan Sekretaris Jenderal Asosiasi Telepon Seluler Indonesia (ATS) merupakan jaminan bagi Rudiantara mengemban amanah sebagai Menkominfo.

RA, biasa disapa, terakhir juga menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Rukun Raharja Tbk sebuah perusahaan penyedia jasa energi.

“Menkominfo yang baru harus segera bekerja menyelesaikan hal-hal yang selama 5 sampai 10 tahun ini belum ada solusinya.”

RA diharapkan bisa menyelesaikan sejumlah pekerjaan rumah yang belum mampu diatasi menteri era sebelumnya. Salah satunya mengatasi persoalan internet lambat di Indonesia.

“Menkominfo yang baru harus segera bekerja menyelesaikan hal-hal yang selama 5 sampai 10 tahun ini belum ada solusinya misalnya internet lelet,” kata Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi, kemarin.

Ia mengatakan internet sudah menjadi kebutuhan yang mutlak bagi masyarakat terlebih menjelang diimplementasikannya pasar bebas ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

“Rudiantara bukan orang baru di dunia telekomunikasi, jadi kami yakin secara pengetahuan, kemampuan, beliau mumpuni.”

Oleh karena itu pihaknya berharap Menkominfo yang baru mampu bekerja cepat dan langsung merespon keadaan sesegera mungkin setelah dilantik.

“Rudiantara bukan orang baru di dunia telekomunikasi, jadi kami yakin secara pengetahuan, kemampuan, beliau mumpuni,” katanya.

Heru Sutadi menekankan Rudiantara harus mampu menyinergikan kemampuannya dengan birokasi di lingkungan pemerintahan. “Birokrasi itu lebih seringnya unik dan tentu secara profesional ini harus bisa diatasi sesegera mungkin,” katanya.

Sejumlah PR yang harus diselesaikan RA di antaranya komitmen Indonesia untuk mengoneksikan separuh penduduk Indonesia dengan internet, menyelesaikan jaringan pita lebar di semua desa di tanah air, dan sertifikasi SDM telekomunikasi untuk mengantisipasi MEA.(fent)

1 comment

Leave a Comment