11 C
New York
04/05/2026
Aktual

Solusi Terkini Mengatasi Nyeri Leher dan Pinggang

JAKARTA (Pos Sore) — Sepertinya tidak ada seorang pun yang tak pernah mengalami nyeri tulang leher dan pinggang. Data menyebutkan sekitar 80% penduduk dunia pernah mengalaminya. Beberapa di antaranya memerlukan perawatan lebih lanjut.

“Nyeri tulang leher dan pinggang itu bisa dialami dari bayi hingga usia-usia tua. Tidak ada batasan nyeri ini mulai dialami dalam usia tertentu, dengan tingkat kenyerian berbeda,” terang dokter spesialis bedah saraf dari RSU Bunda Jakarta, Dr Agus Yunianto, Sp BS (K), pada acara Heatlh Talk bertema ‘Solusi Terkini Mengatasi Nyeri Leher dan Pinggang’, Sabtu (23/05).

Gejalanya mulai dari rasa tidak nyaman hingga yang disertai dengan kesemutan bahkan kelumpuhan. Meski rasa nyeri tidak menimbulkan kematian, namun bisa membuat rasa tidak nyaman karena mengganggu kegiatan sehari-hari.

Hingga saat ini, masih banyak teori mengenai penyebab timbulnya nyeri pada leher dan pinggang. Umumnya, nyeri ini disebabkan pola hidup tidak sehat seperti kurang olahraga, malas bergerak serta banyak mengkonsumsi lemak dan karbohidrat sehingga terjadi kegemukan.

Selain itu, akibat aktivitas tubuh yang ekstrim, cara duduk, cara bekerja seperti membungkuk atau jongkok dalam bekerja yang salah, juga dapat memprovokasi timbulnya keluhan ini.

Untuk pencegahannya, katanya, saat ini ada teknologi terbaru untuk mengatasi nyeri leher dan pinggang tanpa operasi dan pembiusan.

”Teknologi Epidural Neuroplasty adalah salah satu tindakan one day care yang dilakukan dengan injeksi obat atau gelombang radiofrekuensi yang dipandu oleh C-Arm akan mampu mematikan sinyal rasa nyeri tersebut,” paparnya.

Secara prinsip tindakan ini hanya mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri yang diderita, bukan mengobati keluhan nyeri secara total. Jika tindakan ini tidak memberikan hasil memuaskan, pasien disarankan untuk melakukan operasi sebagai pilihan terakhir dalam penanganan kasus nyeri leher dan pinggang. (tety)

Leave a Comment