JAKARTA (Pos Sore) — Indonesia mengapresiasi keberhasilan Korea Selatan (Korsel) yang mampu mengembangkan UKM dengan teknologi tinggi dan penuh kreatifitas. Keberhasilan negeri Ginseng inilah yang perlu ditiru oleh UKM Indonesia.
Korea Selatan sebagai salah satu negara yang sedang dalam ‘perang dingin’ melawan Korea Utara tapi mampu menunjukan kepada dunia sebagai negara yang tidak hanya maju dari bidang teknologi tapi juga dalam hal pengembangan UKM.
Pernyataan itu disampaikan Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM, Hermawan Kartajaya dalam acara penandatangan nota kesepahaman (MoU) kerjasama UKM dan Pendidikan ICSB Indonesia-ICSB Korea, di Seoul, Rabu (6/4)
“Saya kira kita bisa banyak belajar dari Korea yang masih dalam situasi ‘darurat perang’ dengan Korea Utara, tapi UKM-nya bisa berkembang pesat dengan teknologi dan kreatifitas,” ujar Hermawan.
Dalam penandatangan MoU itu, Hermawan hadir sebagai President of International Council for Small Business (ICSB ) Indonesia, didampingi YW Junardhy dan Hendra Warsita, masing-masing sebagai Vice President dan Secretary General ICSB Indonesia.
Sedangkan dari ICSB Korea diwakili Prof Kim Ki-chan selaku President dan Hyuk Jun Song, Vice President. Penandatangan MoU ini sendiri berlangsung di Hotel Lotte World, Jamsil, Seoul.
Hermawan berharap dengan MoU ini kedua lembaga akan semakin meningkatkan kerja sama khususnya dalam bidang pengembangan UKM. “Satu lagi yang bisa dipelajari dari Korea adalah semangat Pali-pali yang segalanya dilakukan dengan cepat,” katanya.
Dalam kesempatan sebelumnya, Prof Kim Ki-chan mengungkapkan bahwa menjadi seorang entrepreneur itu harus berani bermimpi, karena tanpa itu tidak akan memacu semangat kreativitas dan berinovasi. Inovasi, menurut dia menjadi sebuah keharusan yang tak bisa dihindarkan jika entrepreneur mau sukses.
“Tanpa mimpi tidak akan ada inovasi,” tegas Prof Kim.
Indonesia bersama Korea tergabung dalam ICSB, satu organisasi global, yang sudah 61 tahun berdiri, dengan mempunyai chapter di 80 negara. Dengan kerja sama saling menguntungkan ini diharapkan dapat menumbuhkan UKM Indonesia menjadi lebih produktif, kreatif dan entrepreneurial.
Jakarta akan menjadi tuan rumah The Fourth Asian SME Conference yang akan dihelat di Host ICSB Indonesia, 13-17 September 2016. Dalam kesempatan itu Prof Kim berjanji akan memboyong juara dunia koki roti ke Indonesia untuk berbagi ilmu tentang cara membuat roti kelas dunia ke pelaku UKM Indonesia. (tety)
