JAKARTA (Pos Sore) — Momen Konferensi Asia-Afrika (KAA) dijadikan Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi Usaha Kecil Menengah (LLP-KUKM) kesempatan untuk menjajaki kerja sama.
Lihat saja ketika delegasi Afrika Selatan (Afsel) yang diwakili CEO Small Enterprise Development Agency (SEDA), Sipho Zikade, bertandang ke Smesco RumahKU (Rumahnya Koperasi dan UKM), pada Kamis (23/4), Smesco langsung genjar mempromosikan produk-produk UKM Indonesia.
SEDA pun langsung tertarik untuk bekerja sama. Mereka sangat terpukau dengan produk UKM yang dipasarkan Gallery UKM Smesco.
”Saya bangga para delegasi KAA ini menyempatkan berkunjung ke Smesco. Saya dengar kunjungan ini sudah dijadwalkan. Ini bukti, Smesco jadi program kunjungan delegasi KAA untuk studi banding ke Semsco,” kata Dirut LLP-KUKM, Ahmad Zabadi, di Jakarta.
Menurut Zabadi, delegasi Afsel yang khusus mendatangkan SEDA untuk studi banding ke Smesco memang memiliki misi yang sama dengan Smesco. Karena itu, Smesco akan menjalin kerja sama dengan SEDA Afsel.
“Jika kerja sama ini terwujud, produk UKM khas Indonesia akan di-display atau dipasarkan di Afsel. Begitupun produk dari Afsel bisa dipajang di Gallery UKM Smesco,” katanya tersenyum sumringrah.
Smesco sendiri, katanya, sudah banyak dilirik negara asing yang ingin bekerja sama. Karena itu, ia sangat optimistis UKM Indonesia bisa bersaing dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Artinya, LLP-KUMKM akan mendukung usahawan kecil menengah tidak hanya eksis di pasar domestik, tapi bisa bersaing di pasar global.
”Ya, ini menjadi kesempatan bagi para UKM untuk bisa melebarkan sayapnya memasarkan produk hingga ke pasar dunia. Saya yakin dengan produk kreatif dari UKM-UKM Indonesia bisa berbicara di kancah internasional,” tegasnya.
Smesco ini bisa dibilang gallery one stop shopping untuk produk koperasi dan UKM. Jadi, bagi pihak asing yang baru pertama datang ke Indonesia, selalu menarik untuk mengalami sesuatu yang baru
Direktur Pemasaran dan Marketing LLP KUKM, Bagus Rachman menambahkan, Smesco siap bekerja sama dengan SEDA Afsel. Bahkan, kata dia, delegasi Afsel sangat tertarik dengan produk yang di-display Smesco.
“Nah, itu merupakan potensi bagi UKM binaan Smesco untuk memasarkan produknya di Afsel. SEDA Afsel berarti mengakui dengan kualitas produk kreatif UKM di Smesco. Jadi, semua produk UKM Smesco cocok untuk dipasarkan di negaranya,” ujar Bagus.
Menurut Bagus, SEDA Afsel itu belajar membina UKM ke Smesco. Mereka juga tidak punya cabang pemasaran. Jadi, SEDA tertarik untuk memasarkan produk unggulan di Smesco.
”Kami akan menjajaki kerja sama ini. Sebab, itu menjadi kesempatan mengembangkan potensi UKM Indonesia untuk menguasai pasar Afrika,” tandasnya.
Smesco yang berarti Small and Medium Enterprises and Cooperatives ini simbol komitmen Kementerian Koperasi dan UKM untuk mempromosikan koperasi dan UKM di Indonesia demi peningkatan kesejahteraan rakyat. (tety)
