06/05/2026
Aktual

Singapore Manufacture Federation Plesiran ke Gedung Smesco UKM

Mampang Prapatan-20160330-02215

JAKARTA (Pos Sore) – Produk-produk UKM yang kreatif dan inovatif yang ada di gedung Smesco/RumahKU (Rumahnya Koperasi dan UKM) rupanya sampai juga di telinga para pengusaha manufaktur Singapura yang tergabung dalam Singapore Manufacture Federation. Sekitar 30 pengusaha negeri Singa itu pun menjejakkan kakinya ke gedung Smesco yang berada di jalan Gatot Subroto.

Bagus Rachman, Direktur Bisnis dan Pemasaran Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan UKM (LLP-KUKM) menyambut rombongan para pengusaha asal Singapura yang baru pertama kali mengunjungi gedung Smesco. Di mata para pengusaha ini, gedung Smesco seperti pusat perbelanjaan mewah yang pernah mereka kunjungi di Jakarta.

Kepada para pengusaha ini, Bagus menjelaskan, jumlah UKM di Indonesia cukup banyak. Ada lebih 56 juta unit UKM. Jumlah yang tentunya lebih besar dibandingkan jumlah penduduk Singapura sendiri yang mencapai 5, 47 juta jiwa. Produk-produk yang begitu banyak dari UKM ini menghasilkan banyak kategori kualitas, keunikan dan kekhususan.

Mampang Prapatan-20160330-02214

“Produk-produk UKM yang berkualitas dan punya kekhususan berpeluang laris di pasaran, baik pasar dalam maupun luar negeri. Nah, LPP-KUKM memiliki sumber daya yang dapat membantu produk-produk tersebut agar laku dan terdistribusi,” papar Bagus di hadapan para pengusaha Singapura itu, Rabu (30/3), yang juga didampingi Ketua Komite Tetap Pengembangan Ekspor Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Dr. Handito Joewono.

Beberapa fungsi pelayanan dan promosi yang dilakukan LPP-KUKM untuk produk-produk berdaya saing dapat ditemui dalam promosi yang ada di outlet LPP-KUKM seperti paviliun provinsi, promosi duta SMESCO, pameran-pameran di dalam dan luar, serta promo melalui media.

LPP-KUKM akan melakukan promosi masif untuk produk unggulan dari UKM. Ini bagian dari tanggung jawab lembaga memberi pelayanan pada UKM yang memiliki produk unggulan. Karena itu, sahut Bagus, adanya layanan informasi dan promosi menjadi penting.

Bagus menambahkan, LLP-KUKM yang berada di bawah naungan Kementerian Koperasi dan UKM, juga memberikan peluang kepada generasi muda untuk menjadi wirausaha. Untuk itu, fasilitas yang dikelola oleh SMESCO, seperti Galeri Indonesia WOW menjadi media bagi para generasi muda (youth), perempuan (women), dan pengguna internet (netizen) untuk mengenal, belajar, berpraktek dan menjadi wirausaha yang kreatif dan produktif dengan memanfaatkan 5 (lima) diferensiasi, yaitu Co-Working Space, Maker Space, Investor Meeting Point, Creative Stage dan Currated Concept Store serta Pop-Up Store.

Setelah mendengarkan pemaparan yang begitu detil mengenai Smesco UKM, para pengusaha ini pun menyempatkan diri berkeliling gedung Smesco melihat-lihat semua produk yang ada. Mereka terihat terkagum-kagum. Dari mulutnya terdengar kata ‘good’. Mereka sangat tertarik terhadap produk-produk yang dinilainya amat kreatif dan berbeda hingga tergerak untuk berbelanja produk-produk UKM tersebut.

Terkait kunjungan para pengusaha Siangpura ini, Bagus menjelaskan, mereka berkunjung ke Smesco bukan dalam rangka menjajaki kerjasama dengan UKM Mitra Smesco mengingat mereka bergerak di bidang manufaktur seperti elektronik, pembangunan jalan, dan lain-lain.

“Mereka hanya ingin mengenal lebih dekat Indonesia. Dan, kebetulan keunggulan produk-produk UKM yang ada di Smesco informasinya sampai juga ke mereka,” katanya.

Meski belum ada penjajagan kerjasama dengan pengusaha Singapura ini, diharapkan mereka dapat menginformasikan keunggulan produk UKM ini kepada sesame pengusaha di sana. (tety)

Mampang Prapatan-20160330-02218

Leave a Comment