JAKARTA (Pos Sore) — Staf Khusus Menkop UKM Agus Muharram menilai kewirausahaan sangat dekat dengan kreativitas anak muda. Kewirausahaan dan ekonomi kreatif bagaikan saudara kembar.
“Karenanya, ke depan harus disinergikan dalam satu badan atau kementerian. Bisa Badan Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan,” katanya di sela penghargaan ‘Ten Outstanding Young Person Awards (TOYP) 2018’, di Jakarta, Sabtu (4/8) malam.
Hadir dalam acara ini Local President JCI Jayakarta Victor Oscar, Senate President JCI Indonesia Aldo Tobing, National President JCI Indonesia Zulfikar Priyatna, Deputy President JCI Indonesia Alexander Tio, dan Kepala Biro Sekretariat Pimpinan MPR Muhammad Rizal.
Menurutnya, dengan adanya lembaga ini, orang-orang yang sudah dan belum mendapatkan penghargaan bisa difasilitasi dan diciptakan iklim kondusif untuk berkembang dalam berusaha. Lembaga inilah yang berperan melakukan beberapa langkah kebijakan sehingga para wirausaha muda segera bisa action.
“Pembentukan lembaga ini harus dilakukan dalam jangka pendek karena generasi muda banyak yang menunggu bagaimana nih pemerintah. Bagaimana aturan pajaknya, pembiayaannya, eksportnya, lokasinya, waktu berbisnisnya, ini kan masih harus banyak diperbaiki. Bisnis tanpa ruang dan waktu itu juga kan harus dibina,” terangnya.
Jadi, ke depannya, Kementerian Koperasi yang berperan mengembangkan dan membina koperasi dari sektor hulu hingga hilir. Sedangkan sektor-sektor yang dilakukan oleh swasta mandatnya di kementerian sektoral.
“Dan start up-start up ini, kewirausahaan-kewirausahaan ini, yang inovatif kreatif ini mandatnya Badan Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan, yang harus dilakukan dalam jangka pendek sebagai jawaban mewadahi generasi-generasi 4.0,” tambahnya. (tety)
