7.4 C
New York
24/02/2024
Aktual

Simas Sehat Income, Solusi Baru Asuransi Sinar Mas

JAKARTA (Pos Sore) — Sosialisasi Jaminan Kesehatan Nasional yang dilakukan pemerintah membawa efek positif bagi industri asuransi, sebut Dumasi M M Samosir, Direktur PT Asuransi Sinar Mas.

Menurut dia, kini sebagian besar masyarakat menjadi mulai menyadari  pentingnya asuransi kesehatan bagi keluarga.

Karena itu, PT Asuransi Sinar Mas memberikan pelayanan guna memenuhi kebutuhan asuransi masyarakat salah satunya dengan program “simas sehat income”.

Ia mengatakan produk  asuransi Kesehatan ini memberikan Jaminan Utama berupa Santunan Tunai Harian dan Santunan Pembedahan jika peserta harus menjalani perawatan inap di Rumah Sakit.

Selain Jaminan Utama, simas sehat income juga memberikan Jaminan Tambahan berupa Santunan Meninggal Dunia dan Cacat Tetap akibat kecelakaan serta Santunan Perawatan Inap,” jelas Dumasi Samosir, pada peluncuran “simas sehat income”, Kamis (13/2).

Ia menambahkan produk ini menyasar 2 (dua) target konsumen yaitu konsumen yang belum memiliki asuransi dan konsumen yang sudah memiliki jaminan asuransi (baik dari perusahaan maupun membeli sendiri) tetapi limitnya masih kurang sesuai dengan kebutuhan.

simas sehat income hadir dengan keunggulan yaitu bisa double cover yakni pengajuan klaim dapat menggunakan fotocopy kwitansi,  premi sangat terjangkau mulai dari Rp 1.200,-/ hari dan tersedia pilihan plan yang bervariasi.

Selain itu, kata Dumasi, nasabah mudah memperolehnya karena menggunakan system auto aksep (langsung terbit, tanpa pemeriksaan kesehatan),  perpanjangan polis secara otomatis. Dan simas sehat income dapat dibeli dengan  online melalui website simassehat.com.

simassehat.com merupakan website khusus yang disiapkan PT. Asuransi  Sinar Mas sejak tahun 2012 untuk produk asuransi kesehatan. Website ini memuat informasi mengenai produk asuransi kesehatan.

Terkait kinerja ASM, Dumasi mengungkap pada 2013 berhasil membukukan premi brutto Rp828,371 mMiliar atau  20,18 % dari total premi brutto ASM tahun 2013 yang besarnya Rp4,105 triliun (Anaudited). Sedangkan target premi brutto ASM untuk 2014 sebesar Rp4,4 triliun.

Leave a Comment