
POSSORE.ID, JAKARTA — Siloam Hospitals TB Simatupang bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan RI, meluncurkan kampanye edukatif Lets Check The Beat, Kamis 5 Februari 2026.
Kampanye ini untuk mengajak masyarakat mengenal aritmia, faktor risikonya, dan melakukan deteksi dini dengan EKG Screening.
Berdasarkan data WHO tahun 2022 penyakit kardiovaskular adalah salah satu penyebab kematian di dunia. Estimasinya sebesar 19,8 juta kematian.
Salah satu penyakit jantung adalah gangguan irama jantung (aritmia). Aritmia yang paling umum terjadi adalah Atrial Fibrilation (AF).
AF yang tidak terdeteksi dan tidak tertangani dapat meningkatkan risiko komplikasi serius seperti stroke atau gagal jantung dan meningkatkan risiko suddent cardiac death.
Atrial Fibrilasi yang tidak ditangani dapat meningkatkan risiko stroke hingga 5 kali, risiko gagal jantung hingga 5 kali, risiko serangan jantung hingga 2 kali, risiko kematian jantung mendadak hingga 2,5 kali.
Pada 2024 – 2025, Siloam Hospitals TB Simatupang menemukan fakta sebanyak 33% dari pasien stroke yang dilakukan deteksi dengan monitor ambulatori (holter) terbukti memiliki aritmia. Banyak dari mereka berada dalam usia produktif.
Selain itu, saat ini sudah ada sekitar 1723 pasien aritmia yang berhasil dideteksi dan ditangani dengan baik.
Pemantauan kondisi jantung secara berkelanjutan sangat penting karena atrial fibrilasi (AF) terdeteksi pada lebih dari 20% penyintas stroke dalam tiga tahun dibandingkan sekitar 2.5% melalui pelayanan reguler.
