16 C
New York
10/05/2026
Aktual

Sesmenkop UKM Serahkan Hibah Rumah Siap Huni ke-100 Kopsyah BMI

TANGERANG (Pos Sore) — Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Meliadi Sembiring menyerahkan hibah rumah siap huni atau rumah gratis ke-100 dan pembiayaan rumah tanpa uang muka atau down payment (DP) ke-30 dari Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) yang berlokasi di Desa Jatake, Kecamatan Pagedangan, Tangerang.

Penyerahan kedua unit rumah yang merupakan produk usaha dan kegiatan sosial yang dilakukan Kopsyah BMI tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam mengurangi angka kemiskinan di Tanah Air.

“Hari ini hari bersejarah. Koperasi bisa terus berjalan bersama pemerintah karena prinsip dasarnya koperasi sama halnya yang dijalankan oleh pemerintah. Diantaranya, mengurangi angka kemiskinan,” kata Meliadi Sembiring pada acara Penyerahan Pembiayaam Rumah Tanpa DP dan Hibah Rumah Siap Huni di Tangerang, Selasa (21/8).

Hadir pada acara tersebut, Pj Bupati Tangerang DR Komarudin, Ketua Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia Kamaruddin Batubara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kab Tangerang Banteng Indarto serta para penggiat koperasi di Tangerang.

Menurut Meliadi, koperasi memiliki potensi dan peluang sangat besar dan perlu dikelola bersama-sama dengan baik. Sebab berdasarkan data dari Pemkab Tangerang, saat ini terdapat sekitar 50 ribu rumah tidak layak huni sehingga penanganannya harus melibatkan semua pihak secara bersama-sama pula.

“Kalau rumah sudah layak huni dan bagus, maka usahanya pasti berjalan. Ini jelas mengurangi angka kemiskinan. Dari pada dana disimpan di tempat lain, di sini (simpan Koperasi Syariah BMI -red) ada nilai ibadahnya, bisa membantu kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ujar Meliadi Sembiring.

Terkait hal ini, Meliadi Sembiring menjelaskan Sociopreneur yang saat ini telah menjadi trendy dan perlu dilakukan ke depan. Saat ini, kata dia, menjadi pengusaha besar sudah menjadi hal biasa, namun menjadi sukses secara bersama-sama sesungguhnya merupakan hal yang luar biasa.

“Ke depan, bagaimana kita ciptakan BMI-BMI yang lainnya, melalui pelatihan, pendidikan atau magang. Sehingga, bisa benar-benar siap menjadi partner pemerintah yang baik. Dan ini menjadi trigger untuk mempercepat program pembangunan dan menekan angka pengangguran,” kata Meliadi.

Di samping itu, Meliadi juga mengatakan, Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia yang memiliki 138 ribu anggota memiliki captive market besar dan peluang ekonomi yang harus diraih sebanyak-banyaknya sehingga koperasi bisa tumbuh semakin besar lagi.

Misalnya, memenuhi seluruh kebutuhan anggota saja sudah memperoleh perputaran ekonomi yang besar. “Jualan yang menjadi kebutuhan anggota dan koperasi yang bisa memenuhi kebutuhan anggotanya, ini sudah bagus. Hal ini ibaratkan orkestra dan diharapkan bisa berkoordinasi bersama-sama dengan daerah-daerah yang lain,” ujar Meliadi.

Pada kesempatan tersebut, Meliadi menyerahkan simbolis kunci rumah kepada Tan Pin Bio (60 th) untuk hibah rumah layak huni dan pembiayaan rumah tanpa DP kepada Dewi (47) dengan angsuran 5 tahun sesuai permintaan dan kemampuan konsumen (tety)

Leave a Comment