16.1 C
New York
23/04/2026
Aktual

SBY Jadi Pembicara Kunci di ICAPP XXVI

JAKARTA (Pos Sore) — Dua mantan presiden Indonesia, Megawati Soekarnoputri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan bersama tujuh Ketua Umum partai politik (parpol) lainnya yang ada di DPR RI tampil sebagai pembicara kunci dalam International Conference of Asean Political Parties (ICAPP) XXVI di Jakarta, pada 22-23 April 2016.

Kegiatan dari organisasi perhimpunan partai politik di Asia Pacifik ini adalah forum pertukaran informasi dan pengalaman, menumbuhkan rasa saling pengertian, serta kerjasama antar partai politik dengan berbagai macam latar ideologi, demi terciptanya situasi damai yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan di kawasan Asia Pacifik.

Organisasi ini didirikan di Manila, Philipina 2005 dan saat ini sudah beranggotakan 370 partai politik mewakili 53 negara di Asia-Oceania. Dari jumlah itu terpilih 34 anggota duduk sebagai standing committee (dari 23 negara). Adapun keanggotaan bersifat terbuka bagi para partai politik yang memiliki anggota parlemen dan berasal dari negara anggota PBB di Asia-Oceania.

Tahun ini kata, Theo L Sambuaga, Selasa (19/4) Indonesia menjadi tuan rumah Standing Committee Meeting ICAPP. Dari Indonesia, PDI Perjuangan bersama Golkar duduk sebagai anggota standing committee.

“Pertemuan yang merupakan wujud party to party relations ini menjadi istimewa karena sekaligus menjadi ajang pertemuan perdana trilateral antara ICAPP yang mewakili partai-partai politik Asia dengan wakil parpol dari Afrika dan Amerika Selatan. Pada pertemuan nanti juga hadir anggota partai politik dari Uni Eropa.”

Kegiatan ini bakal dibuka Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ketua DPR RI, Ade Komarudin akan menyampaikan pidato. Beberapa peserta yang juga merupakan petinggi negara hadir di antaranya adalah Wakil Perdana Menteri Kamboja, dan beberapa menteri serta anggota parlemen yang masih aktif.

“Kehadiran mereka tentunya akan memberikan kontribusi pemikiran yang positif dan konstruktif bagi perkembangan partai politik dan demokrasi di Indonesia, Asia maupun dunia,” kata Theo. (akhir)

Leave a Comment