13.7 C
New York
24/04/2026
AktualEkonomi

Satu Dekade Bertetangga, Profit Tumbuh 356 Persen, TUKU Siap Ekspansi Global

Tahun ini, dua ekspansi strategis menjadi sorotan: Bali dan Amsterdam. Ekspansi ke Amsterdam sebagai pembuktian bahwa cerita dan rasa dari Indonesia bisa diterima di panggung global.

“Kami datang bukan hanya untuk membuka toko, tapi membawa nilai-nilai yang sejak awal kami jaga,” kata Andanu Prasetyo, CEO dan Founder TUKU.

Sebagai bagian dari strategi pertumbuhan menyeluruh, TUKU tidak hanya fokus di hilir. Melalui unit Beragam, TUKU menjalin kemitraan berkelanjutan dengan 630 petani kopi dan 275 petani gula aren.

Selain itu, meluncurkan program Bersemi sebuah inisiatif agroforestri yang telah menanam 5.000 pohon di tiga wilayah konservasi.

“Kami percaya, pertumbuhan yang kuat adalah pertumbuhan yang dilakukan bersama. Kami membangun TUKU dengan semangat gotong royong dari hulu sampai hilir,” ujar Vella Siahaya, Chief Experience Officer (CXO) TUKU.

TUKU juga mencatat performa organisasi yang sehat. Survei eNPS (Employee Net Promoter Score) mencatat skor 73, tergolong “sangat tinggi”.

Sebanyak 94 persen karyawan menyatakan TUKU memberikan dampak positif pada pengembangan diri mereka, dengan tingkat pergantian karyawan (turnover rate) hanya 3 persen.

Dari lini retail TOSERBAKU hingga F&B group SUKA yang membawahi TOHO, Futago, dan Minarwati, PT Karya Tetangga Tuku kini membentuk ekosistem bisnis yang tak sekadar menjual produk, tapi memperkuat makna hidup keseharian.

“Ini baru permulaan. Selama masih ada tetangga yang bisa disapa, dan cerita yang bisa dibagi, kami akan terus berjalan. Dengan kopi, dengan hati,” pungkas Vella.

Leave a Comment