18/04/2026
AktualNasional

Reuni 212 Sukses, HRS Ingatkan Keikhlasan Berjuang

Possore.com — Nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok disebut-sebut dalam aksi Reuni Akbar 212 di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12). Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab lewat teleconference dari Makkah menyebut peristiwa pelengseran Ahok harus menjadi penyemangat untuk tetap melawan aksi penistaan agama.

“Ingat dan belajarlah dari sejarah Aksi Belas Islam berjilid-jilid di 2016 dan 2017. Ingat bagaimana Ahok penista agama lengser dan longsor karena adanya anugerah pertolongan Allah SWT. Ini lantaran keikhlasan umat Islam Indonesia melawan arogansi rezim zalim,” kata Rizieq kepada para peserta Reuni 212 sebagaimana dkutip CNN Indonesia.

Reuni Akbar ini berjalan sukses. Massa berangsur membubarkan diri setelah rangkaian aksi unjuk rasa selesai. Massa meninggalkan Monumen Nasional pada sekitar pukul 08.10 WIB sambil melantunkan selawat bersama-sama.

Massa aksi membubarkan diri dengan membawa pulang atribut mereka. Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Haikal Hassan mengimbau para peserta untuk tidak meninggalkan sampah atau merusak rumput Monas.

“Kita tidak akan meninggalkan tempat kalau belum bersih. Ayo sambil dirapikan lagi,” kata Haikal dari atas panggung. Imbauan itu pun diikuti dengan “operasi semut” yang dilakukan para peserta aksi.

Sebagian massa aksi menuruti imbauan untuk membubarkan diri. Bersama kolega, mereka berjalan kaki ke arah gerbang-gerbang kawasan Monas.

Selain Habib Rizieq Shihab melalui teleconference, tampil di panggung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang sebelumnya oleh media tertentu disebut sebut tidak akan hadir di Monas.

Ikhlas Berjuang

Rizieq mengatakan, Ahok dengan segala kekuatan di belakangnya, tetap runtuh karena keikhlasan umat untuk berjuang. Rizieq menyebut Ahok mendapat dukungan di dalam maupun luar negeri, yaitu dibela Panglima TNI, dilindungi KPU dan KPK, hingga dikampanyekan media nasional, serta didanai oleh sembilan naga merah.

“Semua kekuatan pendukung Ahok penista agama rontok. Inilah pertolongan Allah kepada umat Islam. Kenapa? Karena ketika itu berjuang ikhlas, sabar, dan bersatu berjuang bersama melawan kezaliman,” tegas Rizieq.

Belajar dari lengsernya Ahok, Rizieq kemudian memerintahkan para peserta Reuni 212 untuk tidak pernah berhenti membela agama, bangsa dan negara.

Rizieq menyebut saat ini di negara Indonesia telah terjadi aneka ragam penodaan agama. Rizieq pun menyinggung kasus Sukmawati Soekarnoputri yang saat ini dianggap menghina Nabi Muhammad SAW.

“Ada yang membandingkan rasul dengan ayahnya, dia merasa ayahnya merasa lebih baik. Ada juga yang menggambarkan masa kecil nabi dekil kumel tidak

Reuni Akbar 212 ini digelar sejak pukul 02.00 WIB. Sejumlah massa aksi melakukan doa dan salat malam bersama di Monas. Setelah itu mereka mendengarkan tausiyah dari beberapa tokoh seperti Ustaz Ahmad Al-Habsyi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Imam Besar FPI pun turut memberi tausiyah lewat rekaman suara.

Possore.com — Nama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok disebut-sebut dalam aksi Reuni Akbar 212 di Silang Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12). Imam Besar Habib Rizieq Shihab (HRS) lewat teleconference dari Makkah menyebut peristiwa pelengseran Ahok harus menjadi penyemangat untuk tetap melawan aksi penistaan agama.

“Ingat dan belajarlah dari sejarah Aksi Belas Islam berjilid-jilid di 2016 dan 2017. Ingat bagaimana Ahok penista agama lengser dan longsor karena adanya anugerah pertolongan Allah SWT. Ini lantaran keikhlasan umat Islam Indonesia melawan arogansi rezim zalim,” kata tokoh Front Pembela Islam (FPI) itu kepada para peserta Reuni 212 sebagaimana dkutip CNN Indonesia.

Reuni Akbar ini berjalan sukses. Dimulai sejak pukul 02.00 dinihari. Massa yang juga banyak berasal dari wilayah penyangga Jakarta berangsur membubarkan diri setelah rangkaian aksi unjuk rasa selesai. Massa meninggalkan Monumen Nasional pada sekitar pukul 08.10 WIB sambil melantunkan selawat bersama-sama.

Massa aksi membubarkan diri dengan membawa pulang atribut mereka. Juru Bicara Persaudaraan Alumni 212 (PA 212) Haikal Hassan mengimbau para peserta untuk tidak meninggalkan sampah atau merusak rumput Monas.

“Kita tidak akan meninggalkan tempat kalau belum bersih. Ayo sambil dirapikan lagi,” kata Haikal dari atas panggung. Imbauan itu pun diikuti dengan “operasi semut” yang dilakukan para peserta aksi.

Sebagian massa aksi menuruti imbauan untuk membubarkan diri. Bersama kolega, mereka berjalan kaki ke arah gerbang-gerbang kawasan Monas.

Selain Habib Rizieq Shihab melalui teleconference, tampil di panggung Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, yang sebelumnya oleh media tertentu disebut sebut tidak akan hadir di Monas.

Ikhlas Berjuang

Rizieq mengatakan, Ahok dengan segala kekuatan di belakangnya, tetap runtuh karena keikhlasan umat untuk berjuang. Rizieq menyebut Ahok mendapat dukungan di dalam maupun luar negeri, yaitu dibela Panglima TNI, dilindungi KPU dan KPK, hingga dikampanyekan media nasional, serta didanai oleh sembilan naga merah.

“Semua kekuatan pendukung Ahok penista agama rontok. Inilah pertolongan Allah kepada umat Islam. Kenapa? Karena ketika itu berjuang ikhlas, sabar, dan bersatu berjuang bersama melawan kezaliman,” tegas Rizieq.

Belajar dari lengsernya Ahok, Rizieq kemudian memerintahkan para peserta Reuni 212 untuk tidak pernah berhenti membela agama, bangsa dan negara.

Rizieq menyebut saat ini di negara Indonesia telah terjadi aneka ragam penodaan agama. Rizieq pun menyinggung kasus Sukmawati Soekarnoputri yang saat ini dianggap menghina Nabi Muhammad SAW.

“Ada yang membandingkan rasul dengan ayahnya, dia merasa ayahnya merasa lebih baik. Ada juga yang menggambarkan masa kecil nabi dekil kumel tidak

Reuni Akbar 212 ini digelar sejak pukul 02.00 WIB. Sejumlah massa aksi melakukan doa dan salat malam bersama di Monas. Setelah itu mereka mendengarkan tausiyah dari beberapa tokoh seperti Ustaz Ahmad Al-Habsyi dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Imam Besar FPI pun turut memberi tausiyah lewat rekaman suara.(lya/cnni)

Leave a Comment