JAKARTA (Pos Sore) – Tokoh agama Antonius Beni Susetyo mengingatkan Presiden Jokowi untuk tak melantik Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Jokowi sebagai figur perubahan, jika melantik seorang koruptor menjadi Kapolri bisa menghancurkan kredibilitas Jokowi.
“Jokowi hancur kredibilitasnya. Dia akan kehilangan trust dan memulihkan trsut itu berat karena orang berharap Jokowi adalah figur perubahan,” kata pastor yang akrab disapa Romo Ben, di Jakarta, Jumat (16/1).
Itu sebabnya, puluhan relawan bersama dirinya mendatangi KPK dengan berjalan menutup mata, mereka menolak pelantikan Budi Gunawan sebagai Kapolri.
Menurut Beni, Jokowi dipilih rakyat sebagai presiden pada pemilu lalu karena figurnya yang bersih dan punya integritas. Namun saat akan mengganti Kapolri, seolah Jokowi dipaksa memilih orang yang dinyatakan bermasalah secara hukum.
“Harus diingat dukungan publik pada pemberantasan korupsi sangat kuat, jadi kalau dia melawan logika publik, habis,” ujar Sekretaris Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Konferensi Wali Gereja Indonesia itu.
Karenanya Beni mengingatkan agar Jokowi kembali pada nawa cita yang sudah disuarakan sejak Jokowi akan menjadi presiden, salahsatunya dengan memastikan pimpinan lembaga/institusi negara adalah orang-orang yang bersih.
“Persolan moralitas itu tidak boleh(mengacu pada kepentingan politik sempit, harus demi politik kepantasan. Dia harus berani memberikan sesutu yang memberi kepentingan yang lebih besar. Gunakan nalar publik,” tandas relawan ‘Salam 2 Jari’ itu. (tety)
