20.3 C
New York
20/07/2024
Aktual

Rayakan MayDay Dengan Kegiatan Positif

JAKARTA (Pos Sore) — Terkait persiapan menjelang peringatan Hari Solidaritas Buruh International atau yang dikenal dengan istilah ‘mayday’ yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2014, Menakertrans Muhaimin Iskandar mengatakan telah menerbitkan Surat Edaran No.57/MEN/PHIJSK-KPHI/III/2014 yang ditujukan kepada seluruh Gubernur di Indonesia

“Kita dorong para kepala daerah agar terus membuka ruang dialog yang lebih terbuka dengan para pekerja/buruh sehingga segala aspirasi pekerja/buruh dapat diserap dan dikomunikasikan dengan baik,” Katanya kepada wartawan Minggu (20/4).

Peringatan mayday tahun ini,menurutnya, merupakan momentum yang istimewa bagi pekerja/buruh dimana kali pertama ditetapkannya 1 Mei sebagai hari libur melalui Keputusan Presiden RI No.24 tahun 2013 tentang penetapan tanggal 1 Mei sebagai hari libur.

“Kita semua berharap pelaksanaan Mayday dapat berlangsung dalam suasana tertib,aman dan damai. Para gubernur diminta memberikan keleluasaan dan memfasilitasi kepada pekerja/buruh agar dapat menggelar kegiatan positif dalam merayakan mayday,” ujarnya.

Muhaimin mengatakan dalam merayakan mayday, para pekerja/buruh dapat melakukan kegiatan yang bersifat positif, misalnya bakti sosial, seminar, lokakarya, olahraga serta mengefektifkan dialog dan kerjasama dengan pengusaha.
Berdasarkan data Kemenakertrans di Indonesia tercatat ada 6 Konfederasi SP/SB, 92 Federasi SP/SB, 11. 852 (SP/SB) tingkat perusahaan, 170 SP/SB BUMN dan jumlah anggota SP/SB seluruhnya mencapai 3.414.455 orang.

Dalam membahas berbagai permasalahan dibidang ketenagakerjaan di Indonesia, pihak Kemenakertrans terus menggelar pertemu formal dan informal dengan melibatkan Lembaga Kerjasama (LKS) Tripartit yang terdiri dari unsur pemerintah,serikat pekerja/buruh dan asosiasi pengusaha.

“Pertemuan yang melibatkan unsur tripartit bermanfaat dalam menjalin silaturahmi dan membuka komunikasi terbuka untuk menampung ide, usulan dan aspirasi dari semua pihak dalam mengakomodir kepentingan semua pihak dan menyelesaikan permasalahan ketenagakerjaan di Indonesia, “katanya.

Muhaimin berharap semua pihak dapat duduk bersama dan berdialog untuk mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan beberapa permasalahan di bidang ketenagakerjaan di Indonesia. (hasyim)