06/05/2026
Aktual

PT Tamam Wahana Raih Sertifikat ISO 9001:2008 untuk Sistem Manajemen Mutu

JAKARTA (Pos Sore) — PT Tamam Wahana yang menaungi brand MICE Biz seperti Upperroom dan The Kasablanka secara resmi menerima Sertifikat ISO 9001:2008 yang dikeluarkan oleh Badan Sertifikasi Internasional Worldwide Quality Assurance (WQA) asal Inggris.

Sertifikat ini diserahkan oleh M. Aristian selaku Country Manager kepada Kristian Yahya selaku General Manager PT Tamam Wahana di The Kasablanka, Jakarta.

“Sejalan dengan visi perusahaan menjadi salah satu provider MICE berskala internasional, kami sangat bersyukur atas raihan sertifikat ISO 9001:2008. Ini akan menjadi titik awal bagi kami untuk terus bekerja keras dan berinovasi mengikuti semua standar-standar yang ditetapkan oleh ISO,” ujar General Manager PT Tamam Wahana Kristian Emanuel Yahya, di Jakarta, Selasa (22/3).

Kristian menceritakan, proses perolehan sertifikasi ini membutuhkan waktu yang panjang. Tim PT Tamam Wahana melakukan kerjasama dengan tim konsultan dan tim WQA untuk melakukan internal audit dan eksternal audit yang dimulai sejak pertengahan hingga akhir tahun 2015.

“Kami bangga mendapat pengakuan dari dunia internasional terkait sistem manajemen mutu yang diterapkan oleh perusahaan,” katanya.

Sertifikat ISO 9001:2008 merupakan ukuran standar international yang digunakan untuk menetapkan kebijakan dan manajemen mutu berdasarkan persyaratan seperti ruang lingkup, rujukan normatif, istilah dan definisi, sistem manajemen mutu, tanggung jawab manajemen, manajemen sumber daya, realisasi produk dan pengukuran, analisis dan peningkatan.

Direktur Utama PT Tamam Wahana Jim Tehusijarana menambahkan, manfaat dari sertifikat ini adalah untuk peningkatan citra dan dayasaing perusahaan baik skala nasional maupun internasional. Dengan adanya sertifikat ini sekaligus akan berdampak pada peningkatan kepercayaan dari para pelanggan.

“Industri MICE diharapkan ikut berperan serta dalam mendorong pertumbuhan sektor industri pariwisata Indonesia. Dalam menghadapi persaingan global terutama dengan masuknya era masyarakat ekonomi asean (MEA), tentunya industri MICE perlu ditingkatkan dalam hal penerapan kebijakan dan manajemen mutu berstandar internasional.” ujar Jim.

Saat ini, pemerintah Indonesia tengah fokus menggenjot pertumbuhan sektor pariwisata agar menjadi salah satu motor penggerak roda perekonomian Indonesia. Demi mewujudkan hal tersebut, tahun lalu pemerintah mengeluarkan paket kebijakan ekonomi yang bertujuan untuk mempermudah persyaratan serta meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Indonesia.

Pemerintah pun menargetkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Indonesia meningkat mencapai 20 juta orang pada 2019 yang tentunya akan mendorong permintaan perjalanan antar negara serta aktivitas meeting, incentive, convention, and exhibition (MICE).

“Ke depan, kami terus berupaya mendorong MICE Biz untuk siap bersaing menghadapi ketatnya kompetisi untuk menjaring potensi yang masih banyak di market industri MICE. Kami membuat diferensiasi, antara lain menjadi venue untuk meeting dan gathering, serta sebagai tempat yang tepat untuk menggelar konser musik hingga live performance recording berskala internasional,” tutup Jim. (tety)

Leave a Comment