
JAKARTA (Pos Sore) — PT Indosan Berkat Bersama (Indosan), perusahaan penyedia produk dan solusi perlindungan keamanan dan keselamatan dengan merk SAN, berbagi informasi pentingnya menyimpan dokumen dan barang berharga di tempat penyimpanan yang memenuhi standar keamanan.
Terlebih saat ini berbagai bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, kebakaran dan pencurian akhir-akhir ini banyak terjadi di Indonesia. Bencana yang diakibatkan oleh manusia seperti kebakaran dan pencurian pun sulit dihindari.
Bencana tersebut mengakibatkan banyak masyarakat yang kehilangan dokumen dan barang berharganya. Hal ini sesungguhnya dapat dihindari dengan melakukan beberapa cara.
Salah satunya dengan menyimpan dokumen dan barang berharga di lemari besi. Namun, tidak semua lemari besi sama. Sebelum membeli lemari besi, ada beberapa hal yang perlu konsumen perhatikan.
Pertama, kita perlu mengetahui kebutuhan kita, seperti barang apa yang ingin kita simpan dan seberapa besar nilainya. Kedua, perhatikan kualitas lemari besi tersebut, apakah tahan api, tahan bongkar, atau tahan air.
“Ketiga, jangan tergiur dengan harga murah dan desain yang menarik. Keempat, perhatikan standar keamanan lemari besi tersebut, apakah memiliki sertifikasi. Kelima, perhatikan purna jualnya,” ujar Hindra Kurniawan, President Director PT Indosan Berkat Bersama, di Jakarta, Senin (22/10).
Demi menghadirkan produk terbaik yang dapat menjamin keamanan dokumen dan barang berharga milik konsumen, Indosan bekerjasama dengan UL telah menguji coba kualitas produk- produk merk SAN. Underwriters Laboratories (UL) adalah organisasi internasional untuk sertifikasi dan pengujian keamanan.
“Misi kami adalah ingin memajukan ilmu keselamatan melalui penelitian dan penyelidikan yang cermat. Kami berupaya untuk mencegah atau mengurangi korban jiwa dan harta benda, sekaligus mempromosikan lingkungan hidup dan kerja yang aman bagi semua orang,” tambahnya.
“Perusahaan yang menghadirkan produk yang bersertifikat UL berusaha meminimalkan risiko yang mungkin ditimbulkan dari produk mereka,” kata Jason Yong (Regional Business Development Manager ASEAN, UL Services (Malaysia) Sdn Bhd).
Untuk mengurangi risiko kebakaran, UL melakukan pengujian produk yang mencakup daya tahan api, yang membahas suhu internal dan kelembaban di dalam lemari besi.
Selain itu, menawarkan uji dampak opsional, yang menilai kemampuan wadah untuk melindungi konten dari panas sebelum dan sesudah jatuh dari jarak setinggi 30 kaki.
UL juga menguji lemari besi merk SAN dengan berbagai peralatan, bahan kimia, dan bahan peledak untuk melihat seberapa baik produk ini melindungi barang-barang yang tersimpan di dalamnya.
Selain lemari besi, PT Indosan Berkat Bersama juga menghadirkan rangkaian produk lemari kantor berkualitas tinggi dan bersertifikasi, terbuat dengan pelat baja yang lebih tebal, mudah di bongkar- pasang, serta desain dan warna yang menarik.
Produk tersebut sangat cocok untuk menyimpan dokumen di berbagai tempat, baik di perkantoran, pabrik, instansi pemerintah, maupun di rumah tinggal, tanpa melupakan nilai estetika.
Atmodjo Santoso, Sales Director PT Indosan Berkat Bersama, mengatakan, Indosan dan UL memiliki komitmen yang sama. Yaitu mewujudkan kehidupan dan kondisi kerja yang aman bagi semua orang.
“Hal ini kami wujudkan dengan hanya menghadirkan produk berkualitas yang sudah teruji dan disertai sertifikat lokal maupun internasional. Kami berharap masyarakat Indonesia dapat hidup dan bekerja lebih tenang dengan adanya jaminan keamanan atas dokumen dan barang berharga mereka,” ujarnya.
Produk-produk Indosan sendiri bisa didapatkan melalui dealer-dealer resmi yang ada di kota-kota besar seluruh Indonesia dan juga secara online. (tety)
