JAKARTA (Pos Sore) – Pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-22, Presiden Joko Widodo, meminta masyarakat Indonesia untuk memperkuat keluarga dan pemberdayakan peran perempuan Indonesia.
“Selamat hari keluarga kepada seluruh keluarga di seluruh tanah air. Saya berharap seluruh keluarga di Indonesia dapat menjadi tiang negeri yang kuat sebab keluarga merupakan awal peradaban bangsa dibentuk,” kata Jokowi saat membuka perayaan puncak Harganas ke-22 di Lapangan Sunburst, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (1/8/).
Selain memberikan pidato pembukaan, dalam acara puncak peringatan Harganas ke-22, Jokowi memberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat yang berkomitmen dalam menyukseskan program kependudukan dan keluarga berencana (KB).
Presiden Jokowi memberikan motivasi kepada mereka untuk terus berupaya membangun keluarga Indonesia yang berkualitas
“Saya meminta orangtua mengajarkan budi pekerti pada anak-anak mereka. Pemberian budi pekerti yang diberikan dalam lingkungan keluarga sejak dini, bakal lebih mudah membentuk karakter anak,” ujarnya.
Terkait hal ini, Jokowi meminta menteri pendidikan, agar pemberian budi pekerti di sekolah mendapat perhatian khusus.
Menurut Kepala Negara, peran keluarga dalam menanamkan karakter anak sangat vital. Dari keluarga itu lah, landasan pendidikan, kesehatan, kasih sayang, rasa saling memiliki dan lainya bisa diperkenalkan sedini mungkin.
Lewat pembentukan karakter pada anak bangsa, niscaya kelak anak-anak Indonesia akan menjadi tenaga berkualitas tangguh guna mengisi pembangunan.
Presiden RI mengingatkan, pada 2020-2030, Indonesia akan mengalami kondisi puncak bonus demografi. Artinya, di periode itu, jumlah tenaga kerja produktif sangat melimpah. Sedangkan jumlah penduduk nonproduktif berada pada titik terendahnya sepanjang sejarah berdirinya Indonesia. (tety)
