06/05/2026
Aktual

Pramono Ketemu Setya Novanto

JAKARTA (Pos Sore) — Koalisi Indonesia Hebat (KIH) yang dimotori PDI Perjuangan tampaknya tidak mau kecolongan untuk kesekian kalinya dari Koalisi Indonesia Merah Putih (KMP) yang dimotori Partai gerindra dan Partai Golkar.

Untuk bisa mendapatkan kursi pimpinan komisi dan alat kelengkapan DPR RI 2014-2010, anak buah Megawati Soekarnoputri yang juga politisi senior partai dengan lambang Banteng Moncong Putih tersebut, Pramono Anung menemui Ketua DPR RI, Setya Novanto.

Pertemuan dilangsungkan di Gedung DPR RI. Setya Novanto didampingi keempat wakil Ketua DPR RI yakni Fahri Hamzah (PKS), Taufik Kurniawan (PAN), Agus Hermanto (Demokrat) dan Fadli Zon (Gerindra). Sedangkan Pramono didampingi politisi PDI Perjuangan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Utara, Olly Dodokambey dan Bambang Wuryanto.

“Kami ketemu Pak Setya Novanto. Pertemuan berlangsung sekitar 40 menit.”

“Kami ketemu Pak Setya Novanto. Pertemuan berlangsung sekitar 40 menit. Kami bicara ke depannya bagaimana hal berkaitan dengan alat kelengkapan dewan bisa diatur bersama-sama,” kata Pramono, kemarin.

Menurut Pramono, pertemuan dengan pimpinan DPR itu digelar setelah paginya dia bertemu dengan ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Mega ingin masalah di DPR bisa diselesaikan. Politik nggak boleh terus menerus jadi tegang.”

“Mega ingin masalah di DPR bisa diselesaikan. Politik nggak boleh terus menerus jadi tegang. Sebab ketegangan itu di masyarakat ada pembelahan di bawah. Intinya walau masih berada pada posisi yang berbeda, tapi komunikasi itu terbuka dan saling berkomunikasi,” lanjut mantan wakil ketua DPR itu.

Dalam perkembangannya, masalah pengisian pimpinan komisi ini memang belum menemui titik temu. Fraksi di bawah KMP, ingin paket yang disiapkan gol sementara fraksi KIH ingin 11 komisi pimpinannya dibagi rata proporsional.

“Bagaimana alat kelengkapan dewan penentuan pimpinan komisi bisa musyawarah. Saya sudah bertemu seluruh pimpinan DPR supaya ada jalan keluar tidak perlu ketegangan dilanjutkan,” demikian Pramono Anung. (akhir)

Leave a Comment