9.3 C
New York
19/04/2026
AktualNasionalPendidikan

Polimedia Jakarta Tuan Rumah PC Fest 2022, Kumpulkan Mahasiswa Politeknik untuk Berkompetisi

JAKARTA (Pos Sore) — Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) Jakarta mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Polytechnic Creative Festival 2022 atau PC-Fest yang berlangsung pada 10 – 13 Oktober 2022.

Puluhan mahasiswa Politeknik se-Indonesia berkumpul di Hall Polimedia Kreatif Jakarta. Bukan untuk melakukan demonstrasi. Melainkan, berkompetisi untuk menjadi yang terbaik.

Kegiatan bertema “Politeknik Membanggakan Indonesia” ini adalah kompetisi untuk mahasiswa aktif D3 dan D4 Politeknik di Indonesia. Kompetisi ini di bawah koordinasi Badan Koordinasi Kemahasiswaan (Bakorma) Politeknik se-Indonesia.

Direktur Polimedia, Dr. Tipri Rose Kartika, M.M dan Sekretaris Jenderal Bakorma Politeknik se-Indonesia, Candra Irawan (Politeknik Negeri Balikpapan) berkesempatan membuka secara resmi e
PC Fest pada pukul 16.00 WIB.

Tipri menjelaskan kegiatan ini diikuti oleh 78 peserta dari 19 Politeknik Negeri se-Indonesia. Sejatinya, ada 44 politeknik negeri di Indonesia. Namun, karena ada sesuatu hal, jadi tidak semua ikut menjadi peserta.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan individu dalam hal kreatifitas dan karya,” jelasnya yang ditemui usai pembukaan Polytechnic Creative Festival 2022.

Ajang kompetisi antarmahasiswa politeknik ini dikombinasikan dengan kegiatan Dies Natalis ke-14 Polimedia bertema “Bergerak seirama menuju Polimedia BANGGA”. Kebetulan, paginya Polimedia “merayakan” Dies Natalis ke-14 atau hari kelahiran Polimedia yang ke-14 tahun.

“PC Fest ini memfasilitasi mahasiswa-mahasiswa politeknik seluruh Indonesia untuk berkompetisi tingkat nasional,” katanya.

Kegiatan PC Fest ini terdiri dari Competition, Award, dan Fair. Adapun kompetisi ada dua kategori. Pertama, Team Competition meliputi Campus Magazine, Campus Media online, Campus Video, dan Individual Competition.

Kedua, Individual Competition meliputi News Writer, News Anchor, Journalism Photography, Street Photography, Painting Poster, dan Digital Poster.

“FC Fest ini mempertemukan benih-benih terbaik untuk menyongsong bonus demografi Indonesia 2045,” kata Direktur Polimedia yang akrab disapa Ocha.

Menurutnya, dengan ada kegiatan ini secara tidak langsung menjadi branding bagi politeknik. Terlebih pemanfaatan media kampus yang menjadi salah satu yang dikompetisikan juga bisa ditampilkan dengan beragam platform yang disediakan secara gratis melalui media sosial.

kira-kanan: Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan Polimedia Nova Darmanto, M.Si., Direktur Polimedia Dr. Tipri Rose Kartika, M.M dan Sekretaris Bakorma Politeknik se-Indonesia, Candra Irawan berfoto bersama usai membuka secara resmi kegiatan PC Fest 2022.

“Sehingga memberikan ruang yang lebih bagi mahasiswa untuk berkarya dan dipublikasikan,” ujarnya.

Dikatakan, kegiatan ini menjadi sangat penting dan bermanfaat mengingat trend kompetisi kini semakin luas. Tidak lagi sekedar menemukan pemenang, melainkan juga bagaimana membangun semangat bersama untuk kolaborasi menghasilkan produk terbaik bagi politeknik.

“Melalui program Polytechnic Creative Festival 2022, kami tidak hanya menghadirkan perlombaan kreatif, namun juga memberikan wadah penghargaan bagi industri yang berperan aktif dalam mewujudkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka,” tambahnya.

Ia berharap dari kompetisi ini dapat menghasilkan sumberdaya manusia yang mampu berkompetensi dan unggul, serta menjadi politeknik yang membanggakan Indonesia.

“Melalui FC Fest ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lebih banyak, mengenal lebih jauh, dan mengenal lebih dalam untuk mewujudkan semangat spirit of united,” katanya.

Di sisi lain, ia menambahkan dari tahun-tahun animo masyarakat untuk berkuliah di politeknik, khususnya Polemedia, semakin meningkat.

“Ini menunjukkan, industri kreatif merupakan sebuah masa depan untuk anak-anak kekinian. Program-program studinya juga sangat related dengan anak-anak kekinian,” ujarnya.

Candra Irawan mengapresiasi kegiatan FC Fest karena dibandingkan tahun lalu, kegiatan ini lebih inovasi. Setidaknya ada 3 kompetisi tim dan 6 kompetensi individual yang kesemuanya membutuhkan kompetensi.

Menurutnya, kegiatan FC Fest kali ini bisa dibilang out of box. Ia berharap, kegiatan serupa di tahun depan bisa bertahan dan lebih banyak lagi pesertanya. Kalau perlu politeknik swasta seluruh Indonesia juga ikut serta.

“Kalau sekarang Alhamdulillah dari 44 politeknik negeri di Indonesia sebanyak 19 di antaranya mengikuti FC Fest,” katanya.

Pihaknya berharap dari festival ini, semua peserta saling berkolaborasi untuk mewujudkan “Membangun Indonesia Bangga”, sebuah karya terbaik untuk bangsa Indonesia dan dapat membanggakan Indonesia.

“Saya selaku perwakilan dari Bakorma mengucapkan terima kasih kepada Direktur Polimedia serta panitia penyelenggara atas terselenggaranya dengan baik kegiatan PC-Fest ini,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan ini bisa menjadi wadah bagi mahasiswa Politeknik untuk mengenal sesama mahasiswa Politeknik, mengembangkan kreativitas, serta bersaing dengan ciri khas kebidangan yang ditekuni selama perkuliahan.

Ketua Pelaksana PC Fest Freddy Jacob, M.I.Kom menambahkan, para pemenang diumumkan pada Rabu 13 Oktober 2002. Mereka akan mendapatkan plakat, sertifikat, dan uang pembinaan dengan total senilai Rp20 juta.

“Secara keseluruhan total ada 78 peserta dari 19 politeknik negeri. Dengan rincian sebanyak 11 orang official dan 67 peserta. Politeknik Negeri Batam bahkan mengirimkan 9 orang perwakilan,” katanya.

Pihaknya berharap kegiatan ini berdampak banyak pada pencapaian-pencapaian para mahasiswa politeknik se-Indonesia.

Adapun ke-19 peserta yaitu Politeknik Negeri Balikpapan, Politeknik Negeri Indramayu, Politeknik Negeri Madura, Politeknik Negeri Malang, Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Negeri Jakarta, Politeknik Negeri Brawijaya, dan Politeknik Negeri Bangka Belitung.

Selain itu, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, Politeknik Teknologi Nuklir Indonesia, Politeknik Negeri Madiun, Politeknik Negeri Jember, Politeknik Negeri Indramayu, dan Politeknik Manufaktur Bandung.

Festival ini sendiri di antaranya berisi Expo Karya Mahasiswa serta Expo Hasil Penelitian dan Pengabdian Dosen.

Selain itu, dibuatkan Creative Masterclass kepada peserta, sehingga hasil akan semakin baik dan memiliki daya saing tinggi. Juga adanya Polimedia Fair sebagai ajang memamerkan hasil karya terbaik dari seluruh Politeknik di Indonesia.

“Saya berterimakasih kepada seluruh peserta yang bersedia hadir untuk sama-sama belajar, mengembangkan kreativitas yang dimiliki melalui kompetisi ini,” katanya.

Sumber:
kompasiana.com

Leave a Comment