JAKARTA (Pos Sore) — Ketahanan keluarga, kunci keluarga sejahtera. Sayangnya, di era globalisasi ini, pergeseran kebudayaan semakin cepat terjadi di Indonesia. Banyak hal yang semula tabu dilakukan, kini seperti menjadi kelaziman.
Pola pergaulan yang tidak wajar, penyalahgunaan narkotika, perilaku seks bebas, penyebaran HIV/AIDS, adalah salah satu ekses dari globalisasi yang semakin menguat dan mengancam ketahanan keluarga-keluarga di Indonesia.
Karena itu, pada momentum Hari AIDS 1 Desember 2016 dan dalam rangka memperingati HUT Dharma Wanita Persatuan ke 17 pada 7 Desember 2016, BKKBN bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan BKKBN menyelenggarakan Sosialisasi Pemberantasan Narkoba dan Pencegahan HIV/AIDS Kepada istri ASN.
Tema yang diangkat, ‘Penguatan Ketahanan Keluarga Melalui Sosialisasi Pemberantasan Narkoba dan Pencegahan HIV/AIDS kepada Istri ASN’.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan dukungan istri-istri ASN akan ikut mendorong kemajuan program-program pemerintah di lapangan terkait pencegahan penyalahgunaan narkotika serta penanggulangan HIV/AIDS, dapat lebih cepat tercapai,” ujar Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Surapaty, di Jakarta, Kamis (1/12).
Ia berharap dengan adanya kegiatan ini berbagai kemerosotan moral yang terjadi saat ini khususnya yang menyangkut generasi penerus bangsa, dapat tercegah. Dengan demikian tujuan pembangunan nasional kita pun akan dapat lebih cepat terwujud, yaitu tercapainya masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur.
“Untuk itu, kita harus meningkatkan kualitas istri-istri ASN sehingga dapat menjadi pelaku utama dalam ketahanan keluarga, menjadi motivator yang aktif dalam pencegahan penyalagunaan narkotika dan penanggulangan HIV/AIDS, khususnya yang merebak di kalangan remaja Indonesia,” tambah Surya. (tety)
