20.3 C
New York
20/07/2024
Aktual

Pengadilan Inggris Hukum Denda Perobek Alquran

LONDON (Pos Sore) — Pengadilan Inggris kemarin menjatuhkan denda sebesar 235 poundsterling terhadap seorang fans klub sepakbola setelah ia terbukti merobek Alquran selama pertandingan sepakbola Desember lalu.

Dalam putusan kemarin, pengadilan Birmingham menyatakan Mark Stephenson bersalah karena telah melakukan pelanggaran ketertiban umum dengan merobek dan seolah akan membakar Alquran.

“Insiden semacam ini tergolong tindakan penyerangan ekstrem bagi beberapa anggota masyarakat,” tegas Ronald Healy yang memimpin dewan majelis hakim pengadilan Birmingham.

Insiden itu terjadi tiga bulan lalu ketika dua fans klub Middlesbrough dikeluarkan dari pertandingan setelah dituduh telah merobek Alquran selama jalannya pertandingan melawan klub Birmingham.

“Pengadilan Birmingham menyatakan Mark Stephenson bersalah karena telah melakukan pelanggaran ketertiban umum dengan merobek dan seolah akan membakar Alquran.”

Salah satu pelaku, Stevenson merobek kembali beberapa helai Alquran yang telah dirobek temannya dan berpura-pura seolah akan membakar halaman Alquran dengan memegang pemantik api. “Ini kitab suci orang muslim, kami benci orang muslim,” ujar Stevenson ketika ditanya oleh seorang petugas tentang buku itu.

Namun pengacara pembela Stephenson, Ash Mistry mengatakan kliennya sedang mabuk dan tidak ingat akan perbuatannya yang antimuslim.

“Ia bukan seorang rasis dan tak punya pandangan rasis terhadap orang muslim,” ujar Mishtry. Pemuda berusia 25 tahun ini juga merasa terkejut atas ulahnya.

Selain denda sebesar 235 poundsterling, Stevenson juga harus membayar 105 poundsterling biaya persidangan dan 23 poundsterling biaya tambahan untuk korban.

Sikap permusuhan terhadap orang muslim di Inggris semakin meningkat sejak serangan bom pada 7 Juli 2005 lalu. Jumlah orang muslim di Inggris diperkirakan mencapai hampir 2,7 juta jiwa.

Jajak pendapat yang dilakukan Financial Times menunjukkan Inggris adalah negara yang paling curiga terhadap orang muslim. Sementara jajak pendapat dari Evening Standard menyebutkan sebagian penduduk London memiliki pandangan negatif terhadap orang muslim.(onislam/meidia)

Leave a Comment