JAKARTA (Pos Sore)-– Pemerintah semakin serius untuk terus meningkatkan kandunngan lokal dalam pembangunan pembangkit listrik. Terbukti dengan digelarnya Rakor gabungan yang membahas tindak lanjut rencana pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW yang ditargetkan Presiden Joko Widodo. Menko Maritim, Indroyono Soesilo, memimpin rakor tertutup ini yang dihadiri sejumlah menteri terkait.
“Kita rapat dalam rangka meningkatkan kandungan lokal dalam rencana pembangunan pembangkit 35.000 MW,” papar Indroyono Soesilo, usai rakor di kantor Kemenko Maritim gedung Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Kamis (8/1) malam.
Intinya, hasil rapat menyepakati peningkatan kandungan lokal untuk pembangunan pembangkit listrik 35.000 MW.
“Kita sepakat melihat kemampuan dalam negeri dari 2 komponen yaitu manufaktur dan engineering procurement service. Juga sepakat dalam pembangunan 35.000 ribu MW, industri nasional akan ikut didorong semaksimal mungkin untuk berpartisipasi. Boiler, turbin, trafo juga sudah dikuasai. Hal ni akan digarap bersama,” kata Indroyono.
Menko Perekonomian, Sofyan Djalil, yang hadir dalam kesempatan itu, menambahkan, pemerintah bakal memberikan komitmen penuh untuk mendorong industri dalam negeri memasok kebutuhan pembangunan pembangkit tersebut.
“Kita commit mendukung supaya konten lokal dalam industri ini bisa semaksimal mungkin. Pick the winner, kita cari mana yang lebih siap, kita dorong,” tandasnya.
Rapat ini juga dihadiri Menteri Perindustrian Saleh Husin, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Andrinof Chaniago, dan Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro. Hadir pula Direktur PT PLN (Persero) Murtaqi Syamsudin. (tety)
