JAKARTA (Pos Sore) — Sudah saatnya Indonesia memiliki grand design pembangunan kelautan dan perikanan yang berpihak pada pengembangan sumberdaya manusia Indonesia di masa mendatang. Indonesia akan lebih maju kalau didukung oleh SDM yang baik dan bertanggungjawab.
Selain itu juga perlu terus dikembangkan wirausaha-wirausaha baru berbasis sumberdaya kelautan dan perikanan. Hal ini dimaksudkan guna mengoptimalkan pemanfaatan potensi sumberdaya tersebut untuk kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
“Banyak potensi bisnis di sektor kelautan dan perikanan yang dapat dikembangkan secara baik,” tegas Kepala Badan Pengembangan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan, Suseno Sukoyono pada acara bedah buku ‘Membangun Laut, Membangun Manusia’, di Jakarta, kemarin.
Ia mengakui, stigma nelayan dan komunitas masyarakat pesisir sebagai golongan bawah atau masuk dalam kategori miskin masih melekat. Ada kebiasaan yang masih terjadi dan dilakukan masyarakat nelayan adalah menghabiskan keuntungan hasil tangkapan secara cepat.
Pola pikir yang mereka gunakan masih terpaku pada pola pikir tradisional. Menganggap masih banyak ikan yang bisa ditangkap di laut. Meski kenyataannya persediaan ikan di laut sangat terbatas.
Karenanya, ada empat hal yang perlu mendapatkan perhatian untuk membangun kelautan dan perikanan ke depan. Yaitu keberlanjutan sumberdaya alam yang ada di laut, khususnya sumberdaya ikan, dukungan SDM andal, infrastruktur, dan sistem kelembagaan.
“Dari keempat hal tersebut, keberadaan SDM unggul menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan kelautan dan perikanan,” tegasnya.
Hal itu perlu diperhatikan mengingat Indonesia negara kepulauan terbesar di dunia dan negara maritim dengan jumlah pulau mencapai kurang lebih 17.504 pulau. Luas laut mencapai 2/3 luas wilayahnya, garis panjang pantai terbesar kedua di dunia mencapai 95.181 km, dan letaknya sangat strategis di antara dua benua dan dua samudera.
Dengan potensi ini, lembaga studi ternama Mc Kinsey Global Institute, dalam laporannya ‘The Archipelago Economy: Unleashing Indonesia’s Potential’ menyebutkan, sektor perikanan menjadi salah satu sektor utama (di samping sektor jasa, pertanian, dan sumberdaya alam) yang akan menghantarkan Indonesia sebagai negara yang maju perekonomiannya pada 2030.
Pada tahun tersebut, ekonomi Indonesia akan menempati posisi ketujuh ekonomi dunia, dengan mengalahkan Jerman dan Inggris. (tety)
