07/05/2026
Aktual

Panglima TNI: Kondisi Perbatasan Masih Memprihatinkan

JAKARTA (Pos Sore) — Banyaknya permasalahan yang ada di wilayah perbatasan di Indonesia terutama terkait dengan kebijakan pemerintah yang tidak konsisten dan konsekuen dalam implementasi kebijkan publik membuat Panglima TNI Jendral Moeldoko angkat bicara. Hal ini terlihat dari tema yang diangkat dalam orasi ilmiah pada Wisuda STIAMI ke-27, di Balai Samudera.

Jenderal Bintang 4 ini membawakan orasi ilmiahnya terkait efektivitas kebijakan pengelolaan perbatasan di Indonesia. Dalam pemaparanya, panglima menyampaikan terdapat 4 driving force yang mempengaruhi skenario kawasan perbatasan ke depan.

“Ada empat driving force yang mempengaruhi skenario perbatasan yakni politik, pembangunan ekonomi, keamanan dan kesejahteraan,“ terangnya di hadapan ribuan wisudawan STIAMI, Sabtu (25/4).

Menurut Moeldoko dengan tema yang disampaikan pada orasi ilmiah kali ini, wisudawan dapat memahami dan mengerti akan situasi di daerah perbatasan.

“Memberikan kesadaran terkait masyarakat perbatasan yang kondisinya memperihatinkan, pendidikannya rendah, kesehatan belum terjangkau dengan baik, serta membangun wawasan agar wawasan nasionalnya menyentuh, semua lini terdepan, bukan tahunya di Jakarta saja,” tandasnya.

Sebelum mengakhiri orasinya Panglima TNI ini membahas terkait achievement. Ia menerangkan, negara maju diisi orang-orang dengan kebutuhan akan prestasi yang kuat, yang dicirikan oleh standar keunggulan dalam kerja, menyukai tantangan, mengambil tanggung jawab pribadi, disiplin, dan berani mengambil resiko.

Ia berharap wisudawan atau para lulusan sarjana ini harus mampu berinovasi. “Kalian harus segera menciptakan dan menyebarkan sesuatu yang baru beserta metode-metodenya untuk segera mendapatkan inovasi baru,” katanya. (tety)

Leave a Comment