BLITAR (Pos Sore) — Mewakili keluarga besar proklamator kemerdekaan Republik Indonesia Ir. Soekarno, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, memberikan sambutan pada peringatan Hari Pancasila tahun 2015 di alun-alun Kota Blitar, Jawa Timur.
Dalam sambutannya di acara tersebut, Menko PMK mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini setiap tahunnya.
Menurutnya, acara yang diinisiasi oleh MPR sejak jaman almarhum Taufik Kiemas pada 2010 ini sudah memberikan sumbangsih dengan mengingatkan memori kolektif dalam perumusan naskah Pancasila. Karenanya MPR, patut diapresiasi telah melanjutkan tradisi peringatan hari lahir Pancasila.
Menko PMK berharap acara peringatan ini dapat dilanjutkan setiap tahunnya demi mengingatkan anak bangsa tentang ideologi dasar negara dan perjuangan Soekarno. “Kegiatan ini penting dilanjutkan agar tidak amnesia sejarah, saya ulangi agar tidak amnesia sejarah terhadap nilai luhur bangsa sendiri,” tegasnya. Hal ini mengingat jasa Soekarno yang sangat penting bagi negeri ini.
Puan juga menekankan setiap 1 Juni yang merupakan hari lahir Pancasila selayaknya ditetapkan sebagai hari nasional.
“Kita punya berkewajiban moral dan ideologis. Maka untuk itu kami ingin kepada pemerintah agar setiap 1 Juni yang merupakan hari lahirnya pancasila menjadi sebagai hari besar nasional,” tandasnya.
Sebagai falsafah dasar negara, Pancasila, sebutnya, harus dapat diimplementasikan masyarakat. Indonesia sebagai negara besar dengan keanekaragaman Bhineka Tunggal Ika mesti bisa mengimplementasikannya warisan pendiri bangsa.
“Mengajak masyarakat, para elite untuk menempati warisan luhur yang seharusnya melaksanakan sungguh-sungguh. Kita harus jujur dan obyektif akui Pancasila sebagai ideologi bangsa,” tandasnya. (tety)
